Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Pelanggar Lalu Lintas Masih Tinggi


CILEGON -
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon kembali melakukan razia kendaraan dalam rangka operasi patuh kalimaya 2017. Meski sudah dilakukan razia beberapa kali, tetap masih banyak pengguna jalan yang melanggar lalu lintas. Tercacat, ada 157 kendaraan ditilang oleh Satlantas Polres Cilegon.

Pantauan Banten Raya, Kamis (18/5), razia kendaraan dilakukan di beberapa titik seperti Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon dan Jalan Raya Merak atau depan Terminal Terpadu Merak (TTM). Dalam razia tersebut, banyak pengguna jalan yang sengaja berhenti sebelum tempat razia untuk menghindari razia yang dilakukan Satlantas Polres Cilegon.

Kasatlantas Polres Cilegon, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Fikri Ardiansyah mengatakan, razia kendaraan dilakukan guna menertibkan pengguna jalan. Selain itu, mengecek keselamatan berkendara para pengguna jalan. "Kita cek kelengkapan surat-surat kendaraan dan mengecek kendaraan guna meminimalisasi terjadinya laka lantas," kata Fikri saat ditemui di TMM, kemarin.

Dijelaskan Fikri, dalam razia tersebut masih banyak pelanggar lalu lintas, meski sudah dilakukan razia berkali-kali. Sehingga, pihaknya akan terus melakukan razia sampai berakhirnya masa operasi patuh kalimaya berakhir. Selain pelanggar lalu lintas yang ditilang, pihaknya juga melakukan teguran kepada pengendara yang kurang tertib. "Tadi (kemarin-red) ada di TTM dari jam 09.30 WIB sampai 11.30 WIB. Hunting sistem di perkotaan sampai Cilegon Timur dari jam 14.30 WIB sampai 16.00 Wib hasil tilang 30 dan teguran 14," jelasnya.

Razia tersebut, sambungnya, juga mengantisipasi adanya kendaraan bermotor hasil curian yang digunakan pengguna jalan. "Sebagian besar pelanggar memang tidak membawa surat-surat seperti SIM (Surat Izin Mengemudi) atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Sebagian besar yang melanggar juga kendaraan roda dua," ungkapnya.

Ditambahkannya, pihaknya juga akan melakukan razia kendaraan pada bulan ramadan yang akan jatuh beberapa hari lagi. Titik-titik yang rawan ada di jalan protokol. "Saat ramadan malam atau habis subuh itu biasanya banyak balap liar. Kalau sore juga waktu ngabuburit kita awasi anak yang belum cukup umur sudah mengendarai sepeda motor," katanya. (gillang)

Beri komentar


Security code
Refresh