Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Program Baznas Dicontoh Tangerang


CILEGON -
Sejumlah program inovasi yang dimiliki oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Cilegon ternyata menjadi percontohan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Hal itu tampak saat Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang berkunjung ke kantor Baznas Kota Cilegon yang berlokasi di Gedung Plaza Mandiri untuk studi banding, Jumat (18/6).

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Amarno menerangkan, pihaknya sangat tertarik dengan target pendistribusian zakat yang dicapai Baznas Kota Cilegon pada tahun 2016 silam yang mampu mencapai Rp 6,4 miliar. Kedatangannya dengan membawa 11 rombongan itu, Amarno ingin mengetahui bagaimana kiat-kiat dalam mencapai target tersebut. Sebab,

pencapaian target Pemerintah Kota Tangerang sendiri masih sangat jauh, yakni hanya Rp 1 miliar. "Kita studi banding kesini untuk meminta pencerahan dari program Baznas Kota Cilegon, supaya bisa menjadi percontohan. Implementasi Pemerintah Kota Tangerang sebenarnya sudah baik, hanya perlu penambahan referensi saja," terangnya kepada Banten Raya, kemarin.

Tidak hanya pencapaian target pendistribusian zakat, lanjut Amarno, Baznas Kota Cilegon juga memiliki program bedah rumah yang dianggarkan sendiri, serta pemberian bantuan kepada mualaf yang dirasa ekonominya lemah. "Bahkan bedah rumah sampai mualaf saja ada program yang disusun oleh Baznas Kota Cilegon. Kebetulan kunjungan kali ini bertepatan dengan momen bulan Ramadhan. Dimana masyarakat juga wajib bayar zakat fitrah," ungkapnya.

Dalam hal ini, Amarno mengharapkan, dengan adanya pengawasan yang ketat terhadap anggaran yang dimiliki setiap Baznas, amanah dalam penyalurannya tetap harus dijunjung tinggi.Ditempat yang sama, Kepala Baznas Kota Cilegon, Samsul Rizal menyampaikan, akan ada peningkatkan target pendistribusian zakat yang mencapai Rp 7 miliar pada tahun 2017 ini.

Dimana, 80 persen penyalur zakat berasal dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) Kota Cilegon. "Pada bulan Ramadhan tahun 2017 ini saja, kami menyalurkan sebanyak Rp 600 juta untuk sembako dan santunan uang kepada anak yatim dan piatu, serta kaum dhuafa. Anggaran itu keluar tergantung pada proposal yang masuk kepada kami," tegasnya.

Namun, Samsul menginginkan, seluruh pihak industri untuk turut bergabung dalam menyalurkan zakat karyawannya kepada Baznas Kota Cilegon, supaya pendistribusiannya juga tepat sasaran kepasa orang yang berhak menerima.

"Kalau semua perusahaan menyalurkan uang zakatnya kepada kami, tentu potensinya lebih besar lagi dalam membantu kebutuhan masyarakat kurang mampu. Sehingga tidak perlu Pemerintah Kota Cilegon mengalokasikan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) lagi," katanya. (wulan)



Beri komentar


Security code
Refresh