Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Daging Babi Beredar di Kranggot


CILEGON
- Penjulan daging babi ditemukan beredar di Pasar Baru Kranggot, Kota Cilegon. Tim gabungan yang terdiri dari Polres Cilegon, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Cilegon berhasil mengamankan penjual daging celeng tersebut dalam sebuah Inspeksi Mendadak (SIdak) Sabtu (17/6).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, Sidak gabungan yang dilakukan oleh beberapa pihak dalam rangka menindaklanjuti adanya temuan daging oplosan yang ditemukan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Cilegon beberapa waktu lalu. Sidak yang dimulai dari dinihari tersebut, bukan hanya menyasar peredaran daging oplosan tetapi juga tahu berformalin.

Baru pada pukul 05.15 WIB petugas gabungan tersebut berhasil membekuk oknum pedagang nakal. Dari hasil uji sampel ditemukan bahwa terdapat tujuh paket daging seberat lima kilogram per paket dinyatakan positif mengandung daging babi.

Adapun identitas penjual daging babi tersebut yaitu KA (22) Kampung, Tanjung Harapan Desa Pagadingan Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang dan AM (18) Kampungp Pinang Sari Rt.03/04 Desa Pejaten Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang.

Selanjutnya dilakukan penyitaan terhadap barang bukti oleh Satreskrim Polres Cilegon berupa empat kantong plastik yg diduga berisikan daging babi sekitar 35 kilogram, satu buah timbangan, empat buah pisau pemotong daging, satu unit sepeda motor Yamaha Yupiter MX No PolA-6731-VX.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD) Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon Muhibin Hasan menuturkan, operasi gabungan yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari ditemukannya makanan mengandung babi saat DPKP Kota Cilegon melakukan pengujian makanan layak konsumsi di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon bebeapa hari lalu. "Pedagang yang terbukti menjual daging mengandung babi adalah penjual yang jualannya di luar los daging, memang itu kurang mendapat pengawasan dari kami," tutur Muhibin kepada Banten Raya, kemarin.

Kasus peredaran daging babi di Pasar Baru Kranggot, lanjut Muhibin, baru ditemukan yang pertama kalinya. Sebelumnya, belum pernah ada pedagang yang berjualan daging babi. "Baru kali ini kok, saya harap tidak ada lagi setelah operasi ini. Kalau yang di los daging kita awasai terus itu aman daging sapi asli," ucapnya.

Muhibin menjelaskan, dengan adanya kejadian tersebut, dirinya meminta kepada petugas kepolisian untuk menindak secara tegas oknum pedagang nakal tersebut, sehingga pembeli daging di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon tidak perlu khawatir lagi. "Ya hukumannya punya efek jera. Biar tidak meresahkan pembeli dan pedagang lain," jelasnya.

Diterangkan Muhibin, penjual daging babi yang diamankan polisi, memang tidak setiap hari jualan. Bahkan, menurutnya jualannya tidak terbuka."Kalau yang lain daging itu kan digantung tapi yang kemarin diamankan itu dagingnya di dalam kresek. Kalau secara kasat mata sayapun kurang bisa membedakan mana daging sapi dan babi," terangnya.

Muhibin menambahkan,  penggerbekan itu merupakan tindaklanjut dari surat pemberitahuan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon, Nomor 324.3/835/PKH tertanggal 12 Juni 2017 yang menyebutkan adanya sampel daging sapi di Pasar Kranggot yang mengandung spesies babi. "Kita juga imbau ke pembeli menggunakan mix, agar teliti dalam membeli segala barang," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon AKP Dadi Perdana mengatakan, pedagang nakal yang menjual daging oplosan di Pasar Baru Kranggot telah diamankan oleh pihaknya. Saat ini, pihaknya juga terus melakukan pengembangan lebih lanjut. "Kalau barangnya disuplai dari Tangeranga," katanya.

Salah satu pedagang daging di Pasar Baru Kranggot Kota Cilegon, Edi Mashadi (27) mengaku, penjual daging yang diamankan polisi jualanya di luar los daging. Cara jualannyapun dianggap terttutup, namu selalu ada pembeli. "Kalau harganya lebih murah atau tidak saya kurang tahu, tapi ya tiap hari ada yang beli. Kami berharapnya agar ditindak tegas, biar tidak meresahkan kami juga yang berdagang daging," akunya. (gillang)


Beri komentar


Security code
Refresh