Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Tandon Harus Bersih


Keberadaan
tandon sebagai penampung air dan antisipasi banjir harus selalu dalam keadaan bersih atau terhindar dari tumpukan sampah. Karena itu, warga di Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang bersama-sama bergotong royong membersihkan sampah di sepanjang saluran air maupun tandon II yang berada di wilayah setempat, Minggu (9/7).

Hal itu dilakukan menyusul telah terjadi peristiwa banjir yang sempat terjadi pada 5 Juli 2017 di RT 01/02 Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang.Lurah Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Ade Risky Kurniawan menjelaskan, gotong royong itu turut dibantu oleh jajaran aparatur kelurahan setempat, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Cilegon, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, serta Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkantibmas) setempat.

"Kalau digabung, kira-kira ada ratusan orang yang turun untuk membersihkan saluran air hingga tandon II di Lingkungan Sawah ini. Gotong royong dilakukn sejak pagi hingga siang hari. Alhamdulillah warga sangat antusias," jelasnya kepada Banten Raya, kemarin.

Setelah selesai gotong royong, lanjut Ade, banyak sampah serta lumpur yang diangkut dari saluran air maupun tandon II. Dimana, BPBD Kota Cilegon menyediak perahu fiber untuk memembersihkan sampah di tandon II tersebut. "Adanya perahu fiber sangat membantu kami juga meminimalisir sampah dan lumpur di tandon II. Sampah langsung kami angkut dan dibuang ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah) yang sudah disediakan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Cilegon yang berlokasi di wilayah RW 02," ucapnya.

Sementara terkait adanya Bangunan Liar (Bangli) di sekitar tandon II, Ade masih belum bisa membongkarnya saat ini. Pihaknya masih harus meminta bantuan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon. "Bangli itu harus dibongkar memakai alat berat, dan warga yang memiliki Bangli juga sudah kami imbau. Jadi saat ini hanya gotong royong membersihkan tandon II dan saluran air saja hingga ke sungai," tuturnya.

Tidak lupa, BPBD bersama Dinsos Kota Cilegon juga memberikan sebanyak 100 paket bantuan logistik kepada warga di Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang yang menjadi korban banjir pada 5 Juli 2017. "Untuk bantuan dari BPBD dan Dinsos Kota Cilegon sebanyak 100 paket bantuan logistik, lalu kita gabungkan langsung dibagikan ke warga yg terkena banjir," terangnya.

Ketua RT 02/01 Lingkungan Sawah, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Zainuri mengatakan, pihaknya menginginkan pembangunan tandon I segera dipercepat oleh DPUTR Kota Cilegon. Supaya persoaln banjir mampu diminimalisir. "Debit air saat hujan deras terkadang tidak tertampung di tandon II, makanya banjir masih suka terjadi," katanya. (wulan)



Beri komentar


Security code
Refresh