Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Yayasan Nasrul Ulum Tegal Bunder Sempat Menolak, Kini Sosialisasikan Rubella



Yayasan Nasrul Ulum di Lingkungan Tegal Bunder, Kelurahan Tegal Bunder, Kecamatan Purwakarta melaksanakan sosialisasi imunisasi campak dan rubella kepada orangtua siswa. Sebelumnya, pemilik yayasan menolak valsin rubella karena khawatirkan mengandung zat yang memiliki unsur haram.

Sekretaris Yayasan Nasrul Ulum, Kurtubi menyambut baik program pemerintah berupa vaksinasi campak dan rubella yang disosialisasikan di lingkungan Yayasan. Sebelumnya,  yayasan sempat menolak, karena kurang pahamnya manfaat imunisasi tersebut. "Saya selaku pegurus yayasan menyambut baik program ini.

Kepada pihak Kemenag (Kementerian Agama) Kota Cilegon dan intansi lainnya kita ucapkan terima kasih banyak karena turut hadir dalam sosialisasi ditengah-tengah kesibukan dinasnya," kata Kurtubi kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Kurtubi, penolakan yang sempat dilakukan yayasan lantaran adanya kesalahpahaman tentang pelaksanaan imunisasi campak dan rubella. Seharusnya, pemerintah secara optimal melakukan sosialisasi, khususnya pada institusi pendidikan. "Memang sudah suatu keharusan program pemerintah ini disosialisasikan secara umun, agar tidak terjadi salah presepsi, seperti yang terjadi kemarin," tuturnya.

Lebih lanjut, Kurtubi mengungkapkan, dalam agama, kesehatan merupakan amanah yang wajib di syukuri dengan cara menjaga, memellihara, dan merawatnya. Islam menganjurkan umatnya untuk hidup serba sehat, karena kesehatan merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia.

"Kesehatan sagatlah penting, karena menjaga kesehatan lebih baik daripada mengobati. Jika memang memang imunissi ini salah satu pencegahan dari pnyakit, virus dan sebagainya. Maka program ini harus kita dukung," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Purwakarta Balukia Ikbal mengajak para orang tua untuk ikut program tersebut. Karena imunisasi itu diberikan pemerintah untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan lagi. "Kita harapkan seluruh wali murid di Yayasan Nasrul Ulum ini, agar benar-benar mengikuti sosialisasi imunisasi campak dan rubella ini. Agar betul-betul paham apa itu rubela," katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kota Cilegon Mahmudi mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan imunisasi rubella. Mengenai status hukumnya sesuai dengan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 4 tahun 2016 menjelaskan bahwa imunisasi ini pada dasarnya dibolehkan sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.

"Pemerintah mengadakan program ini semata-mata karena untuk mensejahterakan rkyatnya, terutama dibidang kesehatan. Imunisasi ini juga bermaslahat, karena sudah dikaji oleh MUI," katanya. (***)

Beri komentar


Security code
Refresh