Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 219 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 279 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 238 | Komentar

Baca


Cilegon Sukses Jadi Tuan Rumah KKMI ke-11


CILEGON - Konser Karawitan Muda Indonesia (KKMI) ke-11 yang berlangsung selama tiga hari pada 3--5 Agustus akhir pekan lalu di Boulevard Kantor Walikota Cilegon merupakan salah satu konser tersukses selama gelaran KKMI sejak 2006.

Hal itu disampaikan salah satu pengamat KKMI ke-11, Purwacaraka, dalam seremonial acara penutupan KKMI ke-11, Sabtu (5/8) malam. "Sebagai pengamat kami menilai konser kali ini lebih baik dari konser sebelumnya. Perwakilan 34 provinsi telah menunjukkan karya musik tradisional remaja yang bagus-bagus.

Namun demikian, masih ada beberapa catatan yang perlu disempurnakan. Oleh karena itu kami akan terus berusaha melakukan kunjungan ke daerah-daerah untuk sharing dan menyelenggarakan semacam workshop agar kedepannya karya musik tradisional remaja yang ditampilkan pada KKMI semakin baik lagi," ujar salah satu komponis dan musisi terbaik di Indonesia ini.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Kebudayaan pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), Hilmar Farid mengatakan, penyelenggaraan KKMI di Cilegon sangat luar biasa.

"Sangat jarang sekali ada pertunjukan seni tradisi karawitan, penontonnya sebanyak ini. Membludak sampai kursi yang disediakan panitia tidak cukup untuk menampung masyarakat yang hadir. Ini menandakan seni tradisi karawitan punya tempat di hati masyarakat terutama generasi muda Indonesia," katanya.

Hilmar menyatakan, Kemendikbud RI tidak salah memilih Kota Cilegon sebagai tuan rumah KKMI ke-11 tahun 2017. "Waktu itu, dari Direktorat Kesenian Bapak Restu Gunawan menyampaikan bahwa Kota Cilegon yang akan menjadi tuan rumah KKMI ke-11.

Saya bertanya kepada beliau, kenapa Cilegon? Tapi akhirnya, dengan melihat antusiasme masyarakat yang menonton konser dari awal hingga acara berakhir telah membuktikan bahwa Cilegon memang pantas menjadi tuan rumah. Ternyata, seni tradisi masih hidup di Kota Cilegon. Tadi saya kirim foto ke Pak Menteri, beliau langsung kirim salam ke semua masyarakat yang menonton KKMI," jelasnya.

Hilmar menyampaikan, dalam KKMI tidak dikedepankan siapa yang baik atau tidak baik, siapa yang menang atau tidak menang. "Untuk para peserta konser. Saya ingatkan, tidak ada yang menang atau kalah. KKMI merupakan upaya kita bersama untuk melestarikan dan menghidupkan seni tradisi. Kedepan saya masih ingin melihat konser seperti KKMI dapat terus terselenggara, bahkan semakin baik lagi," tuturnya.

Untuk tuan rumah KKMI ke-11, Hilmar menilai, semestinya kota sebesar Cilegon sudah memiliki tempat pertunjukan sendiri. Jadi tidak perlu menutup akses jalan apabila ada acara semacam KKMI. "Saya akan mendorong Walikota Cilegon untuk segera bangun tempat pertunjukan. Dan yang pastinya saya juga berharap PT Krakatau Steel ikut membantu merealisasikannya.

Saya akan bicara langsung dengan dewan direksinya terkait hal ini," ucapnya. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon Tubagus Heri Mardiana menanggapi terkait permintaan Dirjen Kebudayaan tersebut. Menurutnya, memang seharusnya Cilegon sudah memiliki tempat pertunjukan untuk event besar seperti KKMI.

"Saya akan bicarakan ini (tempat pertunjukan-red) dengan pimpinan. Yang jelas kan tidak harus indoor. Artinya, nanti mungkin letaknya bisa saja ada di dalam area alun-alun Kota Cilegon yang sedang direncanakan pembangunannya," katanya.

Terkait seni tradisi karawitan, Heri mengatakan, pihaknya akan terus mendorong generasi muda di Cilegon agar dapat mencintai karawitan dan juga seni tradisi lainnya.
"Kami akan rencanakan semacam festival untuk karawitan," tegasnya.

Diketahui, KKMI merupakan event tahunan yang dihelat di berbagai daerah di Indonesia oleh Kemendikbud RI dan diikuti para pelajar dari 34 provinsi. Dalam KKMI ke-11, lima orang pengamat yaitu Purwacaraka, Suhendi Apriyanto, Jabatin Bangun, Endi C Noor dan Frans Sartono memilih enam daerah sebagai penyaji musik karawitan terbaik. Keenam daerah tersebut adalah Sulawesi Tengah, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.

Selain itu dipilih juga enam penata musik terbaik dan enam pemain musik terbaik dimana Banten menjadi salah satunya. (danang)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir