Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Warga Harus Pasang Atribut dan Bendera


Dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Pemerintah Kecamatan Purwakarta berharap, seluruh warga diminta untuk memasang berbagai atribut, baik bendera atau umbul-umbul.

Jika tidak dilakukan, maka warga sudah seharusnya diberikan sanksi moral dan teguran dari ketua Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW) setempat. Hal ini dimaksudkan, agar seluruh warga memupuk jiwa nasionalisme dan partriotisme dihari kemerdekaan.

"Dalam rangka memeriahkan kemerdekaan. Warga harus memasang atribut seperti bendera dan umbul-umbul. Ini untuk memupuk rasa nasionalsme dan patriotisme. Jika tidak ingin memasang, maka warga harus diberikan sanksi moral," kata Seretaris Kecamatan Purwakarta Wawan Ihwani usai memimpin rapat persiapan memeriahkan Hari Ulang Tahun  RI ke-72 diaula kacamatan, Rabu (9/8).

Wawan menginginkan, dalam rangka memeriahkan kemerdekaan warga bisa memasang minimal bendera dihalaman rumahnya. "Sekarang warga hanya ditugasi memeriahkan, tidak mengangkat senjata untuk berperang dan mengorbankan nyawa seperti para pejuang kemerdekaan," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Purwakarta Balukia Iqbal menyampaikan imbauan pemasangan atribut tersebut juga sesuai dengan surat edaran Walikota Cilegon nomor 003.1/3775/Pmt tentang himbauan pemasangan atribut dan bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Untuk itu, pemerintah kecamatan sudah menghimbau kepada pemerintah kelurahan yang ada diwilayah Pemerintah Kecamatan Purwakarta untuk menyampaikan kepada pengurus Rukun Tangga (RT) dan Rukun Warga (RW).

"Sesuai surat edaran. Kami menindaklanjuti dengan menyampaikan kepada lurah untuk disampaikan kepada RT dan RW. Warga diharapkan mematuhi himbauan yang sudahdikeluarkan oleh Pemerintah Cilegon. Yaitu memasang bendera," ucapnya.

Balukia juga menerangkan, akan melakukan pemantauan bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bintara pembinanaan dan keamanan ketertiban masyarakat (Bhabinkamtibmas). Untuk memberikan teguran secara langsung, jika warga tersebut tidak memasang atribut dan bendera seebagai simbol memeriahkan kemerdekaan.

"Sudah dirapatkan, rencananya kami akan langsung memantau dilapangan. Jika masih ada masyarakat yang belum memasang kami akan tegur," terangnya. Camat Pulomerak Juhadi M Syukur mengatakan, sudah secara langsung menyampaikan perihal surat edaran dari Walikota kepada seluruh lurah yang di Kecamatan Pulomerak.

Hal itu dilakukan, agar RT dan RW memberikan imbauan langsung kepada masyarakat untuk memasang atribut. "Sudah disampaikan dan dirapatkan dengan Pak Lurah, RT dan RW harus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk memasang atribut," katanya.

Juhadi juga akan memastikan pihak RT, RW dan pemerintah kelurahan untuk memberikan teguran. Jika masih ada warga yang belum memasang atribut bendera dan lainnya sebagai tanda nasionalisme. "Baik Luhah, Rwdan RT harus menegur warga jika masih belum memasang atribut serta terus menghimbu perihal surat edaran tersebut kepada warga," katanya. (mg-uri)

Beri komentar


Security code
Refresh