Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 370 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 471 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 376 | Komentar

Baca


Partisipasi Politik Perempuan Minim



CILEGO
N
Partisipasi perempuan dalam politik ternyata masih sangat minim. Hal itu diketahui dari data yang disampaikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon.

Tercatat, hanya 14 persen keterwakilan perempuan yang mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014. Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan pada DP3AKB Kota Cilegon Milah mengatakan, dari data tersebut DP3AKB belum melakukan analisa penyebab minimnya partisipasi politik kaum perempuan yang mencalonkan diri pada Pileg 2014.

"Kami baru sekedar mengumpulkan pendataan. Belum sampai kepada melakukan analisa terhadap faktor penyebab dari minimnya partisipasi perempuan sebagai calon anggota legislatif. Kenapa minim belum kami lakukan analisa faktornya. Mungkin karena memang yang berminat sedikit  untuk menjadi calon anggota legislatif pada Pileg 2014," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Dijelaskan Milah, DP3AK sedang membuat sebuah perencanaan melalui pelatihan-pelatihan dan pembinaan kepada perempuan untuk lebih berani, memiliki kapasitas dan kualitas dalam berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada Pileg 2019.

"Kami sedang menyiapkan pelatihan dan pembinaan terkait bagaimana meningkatkan keterwakilan kaum perempuan dalam dunia politik khususnya sebagai calon anggota legislatif," jelasnya.
Milah menerangkan, pihaknya akan memberikan imbuan kepada partai politik (Parpol) di Kota Cilegon untuk memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada kaum perempuan, sehingga 30 persen keterwakilan terlampaui sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami akan memberikan imbauan kepada partai politik untuk memberikan ruang yang selaus-luasnya kepada perempuan untuk mencalonkan diri dalam perhelatan Pileg 2019 mendatang, agar keterwakilan perempuan mampu tercapai sebanyak 30 persen," terangnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan DP3AKB Kota Cilegon, Yuyun Khaeriyah menyampaikan, pihaknya akan menargetkan angka 35 persen partisapi perempuan dalam Pileg 2019. Target tersebut akan mampu dilampaui dengan memberikan pelatihan dan pembinaan kepada perempuan, terutama persoalan minat untuk menjadi calon anggota legislatif.

"Pileg mendatang kami sudah menargetkan sebesar 35 persen keterwakilan perempuan sebagai calon anggota legisatif di Kota Cilegon," ucpanya. Yuyun berharap, selain Parpol yang harus memberikan ruang, para suami juga memberikan juga hal yang sama.tidak boleh memberikan batasan jika istrinya berkeinginan untuk mencalonkan diri dsebagai calon anggota legislatif.

"Para Suami juga harus memberikan hal yang sama. Memberikan keleluasaan, jangan menjadi penghalang jika sang istri berminat untuk mencalonkan diri," harapnya. (mg-uri)

Beri komentar


Security code
Refresh