Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 130 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 174 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 626 | Komentar

Baca


E-Tilang Belum Terapkan





CILEGON
- Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cilegon belum menerapkan E- tilang atau tilang elektronik dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV), Senin (11/9).
Meski begitu, fasilitas penunjang untuk memberlakukan sitem tilang melalui CCTV sudah ada sejak lama.Kasatlantas Polres Cilegon, AKP Fikri Ardiansyah mengatakan, banyaknya pesan berantai soal tilang CCTV di Kota Cilegon tidak benar. Polres Cilegon belum ada rencana penerapan penindakan pelanggar lalu lintas E- tilang dengan kamera CCTV.
"Kalau CCTV kita sudah ada, tapi fungsinya bukan untuk penindakan. CCTV yang ada saat ini hanya untuk memantau arus lalulintas di wilayah Kota Cilegon," katanya kepada Banten Raya, kemarin.
Menurut Fikri, hingga saat ini Polres Cilegon belum mendapatkan perintah baik dari Markas Besar (Mabes) Polri maupun Polda Banten terkait program tersebut.

Dengan begitu dipastikan Kota Cilegon belum menerapkan E-tilang dengan CCTV. "Dari Mabes ataupun Polda belum memberikan informasi terkait tindakan pelanggaran dengan CCTV," tuturnya.Fikri menegaskan, untuk saat ini penilangan bagi pengendara yang melanggar lalulintas di wilayah hukum Kota Cilegon masih dilakukan secara manual yakni dengan pemeriksaan dan pengawasan di lapangan, bukan dengan sistem tilang melalui CCTV.

"Belum ada sampai sistem itu. Kita masih manual di lapangan, pelanggaran yang kasat mata baru kita tindak," tegasnya.Meski begitu, Fikri berharap, keberadaan informasi penerapan E-Tilang dengan CCTV tersebut disikapi dari  sisi positif oleh masyarakat. Dengan begitu, masyarakat lebih waspada dan lebih berhati-hati dalam berkendara di jalan umum.

"Intinya adalah ketertiban dalam berlalu-lintas, atas beredarnya informasi itu diharapkan ada sisi positif yakni masyarakat lebih tertib berlalu lintas walaupun belum diterapkan sistem tilang CCTV," tandasnya.
Sementara itu, warga Cilegon Wani Supriyanto mengaku, mendapatkan informasi pemberlakukan sitem tilang melalui CCTV sejak tanggal 10 September 2017 kemarin.

Adapun titik-titiknya yaitu traffic light perempatan Pondok Indah Cilegon (PCI), Administrasi Building (ADB), Pusdiklat Krakatau Steel, dan Perempatan Damkar. "Katanya sudah ada CCTV di setiap lampu merah (traffic light-red), kalau melanggar akan ditilang melalui CCTV," katanya.

Mengetahui belum digunakan penindakan dengan CCTV, Wani mengatakan, Lantas Polres Cilegon sudah harus menggunakan teknologi tersebut. Apalagi dalam sepekan ini banyak terjadi kecelakaan di sepanjang jalan Merak-Cilegon, bahkan beberapa diantaranya meninggal dunia. "Rata-rata kejadiannya malam hari. Seminggu ini saja ada tiga kecelakaan, terutama roda dua. Barangkali saja dengan adanya penindakan dengan CCTV masyarakat bisa lebih berhati-hati dan mengikuti aturan lalulintas," katanya. (darjat)

Beri komentar


Security code
Refresh