Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 130 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 174 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 626 | Komentar

Baca


Program Pemerintah Kelurahan Jombang Wetan Awasi WNA Kelurahan Rangkul RT/RW


CILEGON – Pemerintah Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang merangkul ketua RT dan RW di wilayah kerjanya untuk mengawasi pergerakan warga negara asing (WNA) dan memberikan pembekalan terkait aturan dan undang-undang yang berhubungan dengan WNA.

Lurah Jombang Wetan Hasannudin mengatakan semakin banyaknya industri di Kota Cilegon akan membawa dampak dampak positif dan negatif. Dampak positifnya yaitu semakin meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan dampak negatifnya banyak WNA yang berbaur di masyarakat.

"Seiring perkembangan jaman persoalan kependudukan semakin komplek. Salah satu contoh, semakin banyaknya warga asing yang tinggal dilingkungan Jombang Wetan," katanya kepada Banten Raya dalam acara pembinaan peningkatan pelayanan pemerintahan diaula kelurhan, Rabu (13/9).

Untuk mengantisipasi hal itu, Hasanudin mengatakan pihaknya merangkul RT/RW dilingkungannya, serta memberikan pembekalan yang berkaitan dengan aturan keberadaan WNA. "Jadi mereka harus mengetahui bagaimana aturannya dan undang-undangnya, sehingga bisa mengetahui harus bagaimana tindakan dan mengahadapinya.

Sebab keberadaan warga negara asing bisa membawa dampak positif dan negatif," ujarnya. Selain persoalan WNA, Hasanudin mengungkapkan RT/RW juga diberikan pembinaan peningkatan pelayanan. Sebab proses pelayanan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan kependudukan dan selalu berubah-ubah setiap tahunnya.

“Persoalan kependudukan senantiasa berubah aturan dan tatacaranya. Untuk itu, kami melakukan pembinaan kepada RT/RW agar paham sekaligus mensosialisasikan kepada setiap warganya tentang berbagai perkembangan pelayanan yang ada di Kelurahan Jombang Wetan," ungkapnya.

Hasanudin menjelaskan, pelayanan yang dilakukan RT/RW bukan hanya sekedar tandatangan surat pengantar untuk warga, persoalan pelayanan yang dilakunan akan sangat komplek seiring perkembangan jaman.

"Misalnya keberadaa warga asing yang tinggal dilingkungan Jombang Wetan. Ketua RT dan RW mesti paham harus bagaimana. Berkas apa saja yang dimiliki. Apakah izin wisata, bisnis atau izin bekerja. Jika sudah tahu harus melakukan apa," jelasnya.

Sementara itu, Camat Cilegon Agus Aryadi menyampaikan, memberikan apresiasi kepada pemerintah kelurahan yang telah memberikan pembinaan pelayanan kepada seluruh Ketua RT dan RW yang ada di Kelurahan Jombang Wetan.

"Sebagai ujung tombak pelayanan sudah seharusnya Ketua RT/RW memiliki kepampuan dan pemahaman dalam memberikan pelayanan yang maksimal untuk warganya," katanya. Agus menjelaskan, Ketua RT/RW dianggap sebagai salah satu bagian dari aparatur negara.

Sebab, Ketua RT/RW bisa melegalisasi berbagai surat-surat. Untuk itu,sebagai bagaian dari aparatur negara sudah selayaknya memberikan berbagai jenis pelayanan yang terbaik dan prima kepada warga.
"Ketua RT dan RW memiliki tugas dan kewenagan dalam melegalisasi berbagai surat-surat terutama persoalan kependudukan," jelasnya. (mg-uri)

Beri komentar


Security code
Refresh