Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Korban Kebakaran Dapat Modal Bangun Rumah #Pemkot Salurkan Rp315 Juta


CILEGON- Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon memberikan Rp315 juta dari anggaran dana tidak terduga kepada korban kebakaran. Dana yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 tersebut, digunakan untuk membangun 19 rumah korban kebakaran di Lingkungan Gajah Mungkur RT01/2, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi mengatakan, pihaknya memberikan santunan bagi korban kebakaran diambil dari dana APBD 2017 pada pos anggaran dana tidak terduga. Jumlah tersebut untuk membangun 19 rumah korban kebakaran.

“Sementara, untuk menyewa rumah sementara sebelum rumah jadi. Kita juga beri Rp3 juta per keluarga. Tapi itu dari sumbangan kepala dinas, BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) dan lainnya secara patungan,” kata Iman saat memberikan bantuan, Rabu (13/9).

Iman mengungkapkan, sumbangan sukarela dari non-APBD yang dihimpun Pemkot Cilegon sebesar Rp232.868.100,-. Sementara, untuk anggaran dari APBD senilai Rp315 juta akan diberikan kepada Ketua Rukun Warga (RW) 02 Kelurahan Citangkil, untuk membangun rumah korban kebakaran. “Kalau untuk makanan dan pakaian kan sudah cukup, untuk sewa juga kita beri.

Kita harapnya cukup, dengan nilai tersebut,” ungkapnya. Menurut Iman, pihaknya juga meminta warga dan korban kebakaran untuk bergotong royong membangun rumah dan pembangunannya segera dilaksanakan agar para korban kebakaran dapat mempunyai rumah tempat tinggal yang layak.

“Saya harap ngontraknya tidak jauh dari sini (lokasi kebakaran -red), karena kan membangunnya juga butuh gotong royong juga,” katanya. Pengambilan dana tak terduga, Iman menambahkan, sudah sesuai aturan. Dana tak terduga Pemkot Cilegon sendiri tahun ini anggarannya Rp3 miliar.

“Kalau pembangunan teknis di warga, katanya mau dirapatin dulu sama Pak RW,” terangnya. Lurah Citangkil Tb Edy Purnama mengatakan, pembangunan rumah diharapkan dapat selesai dalam waktu satu bulan. Kemungiknan pekan depan sudah dapat dimulai. Pembangunan akan dilakukan oleh tim dan korban kebakaran masuk kedalam bagiannya.

“Ketuanya nanti Pak RW. Dananya dikelola oleh tim, dan dikoordinir oleh Pak RW. Tempat saat ini sudah dibersihkan,” jelasnya. Salah satu korban kebakaran, Sunti mengatakan berterima kasih kepada Pemkot Cilegon, para relawan dan semua warga yang telah membantu. "Semoga cepat dibangun dan cepat selesai, karena sudah tidak betah tinggal di tenda," ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan, mulai kemarin tenda untuk pengungsian mulai dibongkar. Para korban kebakaran sudah diberi bantuan untuk menyewa rumah sementara dari Pemkot Cilegon sampai rumah selesai dibangun.

"Petugas BPBD, dan yang lain seperti PMI, TNI, juga sudah ditarik mulai hari ini (kemarin-red). Kalau akan ada yang ngasih bantuan langsung ke Pak Lurah saja," katanya. (gillang)






Beri komentar


Security code
Refresh