Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 244 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 699 | Komentar

Baca


Akses Dermaga VI Buruk


CILEGON - Akses jalan menuju Dermaga VI Pelabuhan Penyeberangan Merak terbilang buruk, karena kondisinya bergelombang. Hal itu ternyata sudah terjadi sekitar satu bulan terakhir.

Pantauan Banten Raya, Kamis (28/9), kondisi jalan akses dermaga VI masih bergelombang. Padahal, jalan tersebut digunakan untuk akses kendaraan besar menuju dermaga yang belum ada setahun digunakan ini,

sehingga sejumlah kendaraan harus berjalan dengan kecepatan rendah ketika melewati akses Dermaga VI di samping Kantor PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak.

Salah satu pengemudi truk Nikum (40), mengeluhkan kerusakan jalan tersebut. Apalagi, ketika muatanya penuh, Ia khawatir terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.  "Ya memang itu jalannya gelombang jadi miring-miring, kita jalannya harus pelan banget.

Khawatir juga mobil kita yang rusak, kalaun pas muatan berat jalannya rusak," kata pengemudi truk yang membawa cabai hendak ke Sumatera ini kepada Banten Raya, kemarin. Nikum berharap, jalan rusak tersebut segera diperbaiki agar tidak membahayakn pengguna jalan.

Apalagi, saat malam hari ditambah kondisi yang gelap dan juga jalannya sempit membuat para pengemudi was-was. "Ya maunya cepat diperbaiki," harapnya. Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Ado W mengatakan,

kerusakan dermaga enam memang karena kondisi jalan yang seharusnya diperuntukkan untuk kendaraan pribadi namun saat ini digunakan untuk semua jenis kendaraan, sehingga kondisi jalan menjadi rusak. "Itu kan harusnya dermaga VI akan ditutup karena akan dibangun Dermaga Premium , tapi saat ini masih digunakan karena Dermaga V masih dalam perbaikan pasca ditabraknya kapal dari PT Jembatan Nusantara," katanya.

Ado menjelaskan, Oktober rencananya Dermaga V Pelabuhan Merak akan aktif lagi pasca perbaikan. Setelah Dermaga V aktif, maka Dermaga VI akan ditutup dan akan dibeton, agar akses jalan tidak mudah rusak ketika dilalui kendaraan berat. "Kalau saat ini kita operasikan empat dermaga saja nanti antreannya panjang," jelasnya.

Ditegaskan Ado, meskipun saat ini jalan akses Dermaga VI kondisinya bergelombang, tapi tidak mengganggu pelayanan di dermaga VI. "Masih bisa dilalui kok, segera kita perbaiki," tegasnya. (gillang)








Beri komentar


Security code
Refresh