Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 242 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 266 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


Pelindo Perbaiki 10 Masalah Pelabuhan * Pelayanan Kepelabuhanan Pakai Sistem Digital


CILEGON - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II/IPC Cabang Banten tampaknya sangat konsen terhadap perbaikan pelayanan seiring dengan semakin ketatnya persaingan ditengah kemajuan tekhnologi. Karena itu, PT Pelindo tengah menyiapkan infrastruktur untuk penerapan sistem pelayanan berbasis digital.

Bahkan, saat ini PT Pelindo tengah melakukan perbaikan terhadap sekitar 10 masalah pelabuhan yang sebelumnya diabaikan. Hal itu dilakukan sebagai langkah untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan atau konsumen, sehingga mampu memberikan kenyamanan dan mendongkrak pendapatan perusahaan.

Sepuluh masalah dimaksud diantaranya, produktifitas perusahaan rendah, pangsa layanan bongkar muat oleh user dibawah 50 persen dari troughout, fasilitas dermaga dan  lapangan penumpukkan serta gudang tidak terawat, sistem informasi operasional belum sepenuhnya terpasang dan layanan operasional dilakukan secara manual, terminal tidak steril karena sering ada orang dan kendaraan keluar masuk,

kerjasama dengan pihak ketiga belum maksimal, terdapat fasilitas pelabuhan yang tidak berfungsi dengan baik seperti ruang kontrol, alat bongkar muat dan alat bantu tidak berfungsi, belum ada pool kendaraan, ada catwalk dan kontainer dalam kondisi rusak.

General Manager (GM) PT Pelindo II/IPC Cabang Banten, Armen Amir mengatakan, Banten merupakan salah satu wilayah yang sangat besar potensinya untuk bisnis kepelabuhanan. Sebab, selain memiliki banyak Sumber Daya Alam (SDA) dan industri juga banyak barang-barang curah yang pendistribusiannya menggunakan pelayanan pelabuhan.

"Atas dasar itu, kami berkomitmen untuk terus melakukan penataan terhadap pelayanan di pelabuhan, termasuk memastikan proses bongkar muat barang berjalan cepat dan lancar. Untuk mendorong langkah itu,

kami tengah menyiapkan penerapan sistem layanan yang efektif melalui program strategis Digital Port Banten Hebat atau pelayanan pelabuhan secara digital," kata Armen Amir pada acara Press Gathering di Gotel The Royale Krakatau Cilegon, Rabu (4/10).

Penerapan digital port itu, tambah Armen, juga diimbangin dengan perbaikan sejumlah kekurangan atau masalah yang ada di pelabuhan. "Persoalan yang sebelumnya menjadi masalah di pelabuhan, sebagiannya sudah kami perbaiki. Hal itu dilakukan, agar aktivitas pelabuhan bisa lebih efektif dan pelanggan bisa lebih nyaman," tambahnya.

Dijelaskan Armen, penerapan sistem digital itu rencananya akan diterapkan diseluruh pelabuhan yang terintegrasi dengan PT Pelindo II/IPC Cabang Banten. "Ada sekitar enam pelabuhan, yakni IKPP Merak Mas, Pelabuhan Bandar Bakau Jaya, Pelabuhan Bojonegara, Pelabuhan Cigading, Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Warnasari. Kedepan, pelabuhan-pelabuhan itu akan terintegrasi dengan Pelindo, sehingga secara otomatis penerapan pelayanannya akan sama, termasuk digital port," jelasnya.

Secara menyeluruh, Armen mengaku, pihaknya memiliki 17 program strategis yang diterapkan PT Pelindo II/IPC Cabang Banten, yakni penyediaan sistem informasi berbasis IT (Information and Technology) Non Petikemas Terminal Operating System (NPK-TOS), penyiapan sistem informasi berbasis IT Vessel Management System (VMS) dalam layanan kapal dan barang, program sterilisasi terminal,

program pengendalian produktifitas bongkar muat, pemeriksaan kesehatan bagi semua operator, penyediaan shelter, penyediaan ruang pengendali, penataan dan perbaikan berat fasilitas kepelabuhanan, program registrasi truk, pembangunan kolam pencucian truk, pembangunan stasiun alat apung,

program verifikasi dan validasi sertifikat kepemilikan hak atas tanah milik perusahaan, program integrasi enam pelabuhan, penataan TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri), penerbitan media komunikasi bulanan, temu pelanggan rutin dan pembuatan media sosial. (tasir)

Beri komentar


Security code
Refresh