Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Proyek Drainase Rugikan Pedagang


CILEGON - Para pelaku usaha atau pedagang di Jalan Ahmad Yani Kota Cilegon yang halaman tokonya terkena dampak proyek perbaikan drainse meminta agar pemerintah segera menyelesaikan pekerjaan tersebut. Pasalnya, dengan adanya proyek perbaikan drainase yang saat ini berlangsung, para pedagang mengalami kerugian cukup besar.

Salah satu pedagang, Sukinah (55) mengatakan, proyek perbaikan drainase itu membuat penghasilannya menurun drastis. Pasalnya, drainase yang saat ini sedang dibongkar menimbulkan bau tidak sedap yang jelas-jelas merugikan pedagang makanan. "Ini sudah hampir dua bulan tidak selesai-selesai," kata Sukinah, pedagang yang berjualan di Jalan Ahmad Yani Kota Cilegon kepada Banten Raya, Rabu (8/11).

Sukinah berharap, proyek perbaikan drainase tersebut cepat selesai, agar tidak merugikan pedagang seperti dirinya. "Kita kan jual makanan juga, kalau bau selokan seperti ini mana ada yang mau beli. Kalau sudah sore juga nyamuknya jadi banyak," ucapnya.

Selain itu, Sukinah menjelaskan bahwa realisasi dari proyek perbaikan drainase itu tidak pernah disosialisasikan. "Untuk jembatan darurat dari bambu kita juga bikin sendiri. Pokoknya pengen cepat saja lah," pintanya.

Pedagang lain, Tarsono (35) juga mengeluhkan hal yang sama dengan Sukinah. Dirinya meminta proyek drainase cepat selesai agar kerugian yang menimpa para pelaku usaha tidak semakin banyak. "Pengen sekali cepat selesai, karena kita ruginya semakin banyak kalau proyeknya semakin lama," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon, Ridwan meminta kepada para pelaku usaha di Jalan Ahmad Yani Kota Cilegon yang halaman tokonya terdampak proyek drainase untuk bersabar. Ia juga mengaku, jika perbaikan drainase dan trotoar agar penataan kota lebih baik lagi. "Nanti kalau drainase dan trotoar sudah jadi kan jadi tidak banjir, dan tidak kita berharap omset pedagang justru akan meningkat setelah selesai proyek ini," ucap Ridwan.

Ridwan mengklaim jika proyek perbaikan drainase tersebut sudah melalui tahap sosialisasi. "Ini proyek selesainya akhir Desember, selama ini masih sesuai prosedur proyek ini," jelasnya. Pada proyek lanjutan penataan trotoar di jalan protokol itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengalokasikan pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017 mencapai Rp 8,6 miliar yang terbagi untuk dua lajur. PT Banten Kidul Jaya Utama pada lajur kanan yang banyak dikeluhkan pedagang kios dan sebelah kiri yang digarap oleh PT Panca Putra Engineering. Waktu pelaksanaan 120 hari. (gillang)


Beri komentar


Security code
Refresh