Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Pakaian Dinas Dewan Rp 260 Juta


CILEGON - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon akan menerima pakaian dinas baru dalam waktu dekat ini. Anggaran yang disiapkan untuk pakaian dinas anggota DPRD Kota Cilegon itu sebesar Rp 260 juta.

Sekretars DPRD Kota Cilegon Tb Didi Sukriadi mengatakan, saat ini memang sedang ada pengadaaan pakaian dinas buat anggota DPRD. Setiap anggota DPRD Kota Cilegon akan menerima empat stel pakaian dinas. "PSR (Pakaian Sipil Resmi) satu, PDH (Pakaian Dinas Harian) satu, dan PSH (Pakaian Sipil Harian) dua," kata Didi kepada Banten Raya saat ditemui di Kantor DPRD Kota Cilegon, Senin (13/11).

Anggaran sebesar Rp 260 juta, tambah Didi, bukan hanya untuk anggaran pakaian dinas anggota DPRD Kota Cilegon saja. Semua pegawai yang ada di Sekretariat DPRD Kota Cilegon juga mendapatkan jatah pakaian dinas. "Itu termasuk buat semua PNS (Pegawai Negeri Sipil) maupun TKK (Tenaga Kerja Kontrak)," tambah mantan Staf Ahli Walikota ini.

Menurut Didi, anggaran untuk pengadaan pakaian dinas bagi anggota DPRD dan pegawai sekretariat merupakan program pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) reguler 2017. Pemenang lelang dari CV Son Mandiri. "Itu harganya murah, dibawah pasaran. Pemenang lelang sekitar tanggal 29 Oktober kemarin," tuturnya.

Pengadaan pakaian dinas anggota DPRD Kota Cilegon, sambungnya, merupakan program kedua pada periode 2014-2019. Empat jenis pakaian dinas, yakni PSR, PDH, dan PSH, sudah menjadi fasilitas setiap anggota DPRD yang diterima dua kali dalam satu periode. "Sementara, kalau untuk PSL (Pakaian Sipil Lengkap) itu hanya sekali saat pelantikan saja, seperti jaz. Adapula yang diterima satua periode sekali itu pakaian adat yang biasa dipakai saat HUT (Hari Ulang Tahun) Kota Cilegon," ucapnya.

Didi menegaskan, untuk pemilihan warna pakaian dinas yang saat ini akan diberikan, itu terserah oleh anggota DPRD Kota Cilegon yang akan memakai. Namun, dari pihak pemenang lelang biasanya ada pilihan warna yang diberikan. Namun, kalau untuk pegawai Sekretariat DPRD semua sama atau seragam. "Kalau PSL (Pakaian Sipil Lengkap) yang diberikan saat pelantikan anggota DPRD baru itu seragam semua," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengatakan, pakaian dinas merupakan fasilitas setiap wakil rakyat. Dirinya menyambut baik program pengadaan pakaian dinas tersebut. "Ini pemenang lelang juga pengusaha lokal, kita apresiasi itu," kata politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini.

Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Cilegon Hasbudin menjelaskan, adanya program pengadaan pakaian dinas dianggapnya hal yang wajar, lantaran sudah menjadi fasilitas setiap anggota DPRD bukan hanya di Cilegon saja. "Ini saya juga mau ngukur bajunya, semua anggota dewan juga sama dapat kok," jelas Hasbudin saat hendak mengukur pakaian dinas kemarin. (gillang)




Beri komentar


Security code
Refresh