Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


LASQI Kota Baja Maju Tingkat Nasional


CILEGON - Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Cilegon menjadi wakil dari Provinsi Banten untuk maju tingkat Nasional kategori remaja putra pada 18-25 November 2017. LASQI Kota Cilegon yang dikenal dengan Kota Baja itu mewakilkan tim qasidah dari El Mahabah.

Ketua LASQI Kota Cilegon Asep Yusuf Zamzami mengatakan, saat ini pihaknya sudah mempersiapkan untuk kejuaraan nasional LASQI 2017 yang diselenggarakan di Kota Padang, Sumatera Barat pada pekan depan. "Pak Plt (Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi-red) juga sudah melepas secara simbolis," kata Asep kepada Banten Raya, Selasa (14/11).

Pada kejuaraan LASQI tingkat nasional 2017, dirinya berharap tim yang sudah dipersiapkan menjadi juara satu di kategori remaja putra. "Tahun 2016 lalu kita nomor empat dari seluruh Provinsi yang ada di Indonesia," jelasnya.

Asep juga telah memetakan lawan yang dianggap berat yakni berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Utara dan Maluku. "Tapi kita tetap optimis menang," akunya.Asep menambahkan, dalam satu tim yang akan berangkat terdapat sekitar 11 personil. Namun, beserta pelatih dan pendamping nanti yang berangkat ada sekitar 17 orang. "Kita minta doa masyarakat Cilegon untuk mengharumkan nama Cilegon dan Banten di tingkat nasional," tambahnya.

Salah satu personil Qasidah Muhammad Ramdan mengatakan, lawan yang akan dihadapi dalam lomba qasidah tingkat nasional tidak mudah. Pasalnya, banyak juga yang sudah biasa tampil di tingkat nasional dan televisi-televisi. "Tapi kita tidak takut, semoga bisa menang. Kita juga telah melihat youtube calon-calon lawan kita," katanya.

Ia menambahkan, dirinya juga telah menyiapkan dua lagu yang akan ditampilkan di tingkat nasional. "Yang dilombakan sih cuma satu, tapi kita lihat nanti lagu mana yang akan kita tampilkan," tambahnya.
Ditegaskan Ramdan, untuk tampil Qasidah tidak mudah, pasalnya dalam qasidah sang pemain harus memunyai konsentrasi yang cukup tinggi. "Qasidah kan nyanyi, tangan memanikan alat musik dan koreo. Jadi kan tidak mudah," tegasnya. (gillang)







Beri komentar


Security code
Refresh