Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 25 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Proyek Sport Center Tak Dibayar Penuh


CILEGON - Pembayaran proyek Sport Center Cilegon untuk pembangunan tribun stadion tidak dilakukan 100 persen. Meskipun demikian, pembangunan tribun Sport Center diklaim mencapai 100 persen dari progres kegiatan tahun 2017.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Tribun Sport Center Cilegon Retno Anggraini mengatakan, pembayaran tidak terhadap pelaksana proyek tribun Sport Center tidak dilakukan 100 persen. Pasalnya, ada kelebihan yang dikembalikan ke kas daerah sekitar Rp 210 juta.

"Ada Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) sekitar Rp 120 juta kita kembalikan ke kas daerah. Itu terhitung sedikit dari total pagu anggaran untuk masing-masing tribun yaitu barat, utara, timur dan selatan," kata Retno kepada Banten Raya, Senin (1/1).

Dijelaskan Retno, kelebihan anggaran yang dikembalikan ke kas daerah agar tidak menjadi permasalahan hukum di kemudian hari. Sampai saat ini, Sport Center sudah menghabiskan anggaran sekitar Rp 120 miliar. "Itu untuk semua pembangunan dari tahun 2016 juga seperti rumput stadion, tribun, akses masuk, dan yang lainnya. Kalau tahun 2017 cuma sekitar Rp 75 miliar saja dan proyek berjalan lancar tanpa adanya keterlambatan," jelasnya.

Meski sudah menghabiskan dana ratusan miliar, tambah Retno, progres pembangunan Sport Center yang ditarget selesai 2019 ini masih kurang 70 persen. Pembangunan sampai saat ini baru sekitar 30 persen. "Masih kurang untuk lahan parkir, arsitek, lintasan atletik, dan yang lainnya. Tahun 2018 ini ditambah sekitar Rp 25,5 miliar," tambahnya.

Retno menerangkan, pada 2018 Sport Center akan kembali dilakukan pembangunan yaitu untuk penyelesaian arsitek tribun, pembuatan landscape, dan yang pembangunan fasilitas lainnya. "Awal Februari rencana kita akan mulai mengajukan lelang. Agar Maret bisa dikerjakan, karena seperti pematangan lahan untuk lahan parkir kan butuh waktu," terangnya.

Menurut Retno, jika pada 2018 pembangunan Sport Center belum selesai, maka akan dilanjutkan lagi pada 2019. Itupun jika Dinas Pemuda dan Olahraha (Dsipora) Kota Cilegon kembali mendapat anggaran untuk pembangunan Sport Center. "Karena saat ini kita tahu Pemkot Cilegon banyak megaproyeknya, tidak hanya Sport Center saja," tuturnya.

Sekretaris Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Syarif Ridwan mengatakan, pada bulan lalu pihaknya sudah melakukan pemantauan proyek Sport Center, pembanguna tribun selesai kemarin. Pihaknya berharap, agar pembangunan bisa dilakukan pada 2018. "Jika sudah selesai nanti bisa dilakukan untuk menggelar event-event pertandingan yang bisa menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah)," katanya. (gillang)









Beri komentar


Security code
Refresh