Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Ganti Rugi Lahan JLU Rp 222 Miliar


CILEGON
– Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon telah menyiapkan uang ganti rugi lahan yang terkena dampak Jalur Lingkar Utara (JLU) sebesar Rp 222 miliar. Meskipun demikian, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cilegon ternyata belum menentukan waktu atau target pergantian lahan JLU dimaksud. Padahal, Pemkot Cilegon menargetkan agar pembebasan lahan JLU itu selesai Mei 2018.

Kepala Kantor BPN Kota Cilegon, Kris Joko Sriyanto mengatakan, pihaknya masih melakukan proses pengukuran terhadap lahan warga. "Masih proses pengukuran. Kami belum bisa targetkan kapan proses ganti rugi. Inginnya cepat (Seperti keinginan Pemkot-red). Namun, kami harus melakukannya sesuai dengan ketentuan atauran. Jadi kami belum isa targetkan kapan," kata Kris kepada Banten Raya, kemarin.

Kris menjelaskan, tidak bisa terlalu terburu-buru dalam rangka menentukan proses ganti rugi. Hal tersebut karena harus ada tahapan yang dilakukan sesuai aturan, sehingga tidak kedepannya tidak ada persoalan dalam hal pembangunan JLU.

"Kami harus lakukan pengukuran dan memberikan batas, sementara yang memberikan batas atau patok itu bukan BPN. Kami juga harus menghitung nanti berapa ganti ruginya. Sebab, bukan hanya lahan tapi bangunan dan berbagai hal yang ada. Kemudian kami buatkan peta bidangnya. Kami inginnya cepat tapi kan harus tetap sesuai aturan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaa Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Nana Sulaksana mengungkapkan, Pemkot Cilegon optimis akan bisa direalisasikan pembebsan dan pembangunan JLU pada 2018. Sebab, persiapan dan tahapan sedang dilakukan dan dalam waktu secepatnya bisa dilakukan ganti rugi.

"Informasi dari BPN itu sudah ada peta bidangnya. Tingga DPUTR Kota Cilegon melakukan lelang apresial untuk menentukan harga. Petanya sudah ada dan dalam waktu secepatnya kami akan realisasikan," ungkapnya.

Nana menegaskan, Pemkot Cilegon sudah menyediakan anggaran Rp 222 miliar untuk pembebasan lahan dan pembangunan tahap awal untuk JLU. Direncanakan JLU yang memiliki panjang 12.6 Kilo meter lebar lajur 7 meter sisi kanan dan 7 meter sisi kiri bisa direalisasikan.

"Total yang sudah disiapkan oleh DPUTR Kota Cilegon itu Rp 222 miliar. Dimana, didalamnya juga termasuk untuk pembangunan awal sepanjang 4 kilometer pada tahun ini dan pada tahun depan akan diselesaikan semuanya. Kami tetap oprtimis bisa dilakukan pada tahun ini (2018) untuk pembebasan lahan," tegasnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati mengatakan, seluruh proses tahapan pembebasan diserahkan semuanya kepada BPN Kota Cilegon. Namun, untuk target pembebasan yang ditentukan oleh Pemkot Cilegon adalah bulan mei sudah ada realisasi. "Sepenuhnya proses itu kami serahkan kepada BPN. Namun, kami targetkan jika bulan Mei bisa dilakukan ganti rugi lahan," katanya. (uri)

Beri komentar


Security code
Refresh