Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Rekomendasi Dewan Diabaikan


CILEGON -
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon Fakih Usman Umar beberapa pekan lalu telah memberikan rekomendasi terkait kebijakan parkir gratis di kawasan Ramayana Cilegon. Akan tetapi, sampai saat ini ternyata rekomendasi itu masih diabaikan alias belum ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.

Pantauan Banten Raya, Selasa (6/2), ratusan kendaraan masih memadati lahan parkir Ramayana Cilegon. Tarif parkir di Ramayana Cilegon saat ini juga masih diberlakukan. Hanya untuk parkir kurang dari lima menit saja, sepeda motor dipungut Rp 3 ribu. Padahal, dalam satu menit saja, bisa ada lima sampai sepuluh kendaraan yang masuk ke area parkir Ramayana.

Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman Umar mengatakan, beberapa pekan lalu ada rapat dengar pendapat lintas Komisi di DPRD Kota Cilegon terkait dengan kisruh pengelolaan parkir Ramayana Kota Cilegon antara perwakilan masyarakat, pengelola Ramayana dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon. Atas dasar itu, pimpinan DPRD Kota Cilegon melayangkan surat kepada eksekutif agar menertibkan parkir Ramayana Cilegon.

"Pemkot harus berani, kalau memang izinnya belum selesai saya rekomendasikan untuk parkir Ramayana gratis," kata Fakih kepada Banten Raya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (6/2).
Dalam hal ini,

Fakih meminta pengelola parkir Ramayana Cilegon untuk segera menyelesaikan perizinan parkir, jika akan kembali memungut retribusi parkir di Ramayana. Jika sampai saat ini perizinan masih belum terselesaikan dan parkir di Ramayana Kota Cilegon masih dipungut, maka Pemkot Cilegon yang harus menindak tegas.

"Rekomendasi kita ke eksekutif ini atas dasar hearing dari Komisi I dan Komisi II DPRD Cilegon yang dilaporkan ke saya, terus saya minta ke Plt (Pelaksana Tugas) Walikota untuk segera menindak ini (Parkir Ramayana -red)," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Cilegon Edi Ariadi mengkui bahwa pihaknya belum melaksanakan rekomendasi dari Ketua DPRD Kota Cilegon terkait penggratisan parkir di Ramayana Cilegon. Namun, Ia berjanji akan menyelesaikan masalah tersebut. "Saya belum panggil Pak Andi (Kepala Dishub Kota Cilegon Andi Affandi -red) terkait ini (Penggratisan Parkir Ramayana -red)," kilahnya.

Meski rekomendasi Ketua DPRD Kota Cilegon sudah lebih dari dua pekan, kata Edi, menurutnya tidak ada kata terlambat untuk memerbaiki masalah parkir di Ramayana Cilegon. "Besok (Hari Ini -red) saya panggil Kadishub (Andi Affandi-red) untuk membahas ini," katanya. (gillang)






Beri komentar


Security code
Refresh