Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 83 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 60 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 86 | Komentar

Baca


Kadis Dapat Mobil Baru, Camat Gigit Jari


CILEGON –
Kendaraan Dinas (Randis) bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dareah (DPRD) Kota Cilegon yang sempat diminta oleh para camat se-Kota Cilegon ternyata sekarang dibagikan kepada Kepala Dinas (Kadis) disejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Cilegon.

Hal itu tentu tidak sesuai dengan apa yang pernah dijanjikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Sari Suryati kepada para camat bahwa Randis tersebut akan juga diberikan kepada para camat, sehingga kini para camat hanya bisa gigit jari dengan tidak diakomodirnya kepentingan dan kebutuhannya.

Ketua Paguyuban Camat se-Kota Cilegon AH Junaedi mengaku kecewa dengan kebijakan yang sudah diambil tersebut. Selain Sekda Sari Suryati sebagai pimpinan sudah pernah berkomitmen akan memberikannya kepada camat, Randis tersebut juga dinilai sangat diperlukan mengingat kondisi Randis yang sekarang dimiliki camat sudah berumur tua.

"Jika kebijakannya kepada kepala dinas (Diberikan Randis-red) maka tidak apa. Itukan kebijakan dia (Sekda Kota Cilegon-red). Persoalan komitmen yang tidak dilaksanakan oleh mereka (Sekda Kota Cilegon-red) yang penting saya sudah melaksanakan usulan dan komitmen sudah dibangun (Oleh seluruh Camat-red). Kemudian jika tidak pas dengan komitmen yang sudah dibangun, itu sudah menjadi urusan pimpinan. Jika kami (Para Camat-red) melakukan penekanan takut kualat kepada orang tua. Jadi karena bawahan sekedar menyampaikan kebutuhan di kecamatan bukan keinginan," katanya kepada Banten Raya, Kamis (8/2).

Junaedi menjelaskan, diusulkannya Randis tersebut, selain untuk lebih menunjang kinerja para camat juga karena kendaraan dinas yang dimiliki oleh Sekretaris Camat (Sekmat) jauh lebih tua umur kendaraanya dibandingkan dengan punya camat. "Dalam rangka menunjang tugas pokok dan fungsi rencananya mobil yang sekarang dipakai akan diberikan kepada Sekmat.

Sebab, saat ini Sekmat punya kijang kapsul dan umurnya jauh lebih tua, sehingga perawatan justru jauh lebih mahal. Dengan diberikannya Randis yang dipakai kami maka akan jauh lebih efisien. Satu-satunya jalan untuk menunjang yang diberikan Randis," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Ujang Iing mengakui jika sekarang Randis yang dipakainya adalah Randis eks anggota DPRD Kota Cilegon. Namun, bukan hanya Ujang yang menerima Randis tersebut, melainkan seluruh kepala dinas juga diberikan. "Yah sekarang pakai itu (Randis eks DPRD-red), tapi bukan hanya saya karena seluruh kepala dinas juga dapat," akunya.

Kepala Dinas Kominikasi Informasi Sandi dan Statistik (DKISS) Kota Cilegon Ahmad Jubaedi mengungkapkan juga hal yang sama bahwa Randis yang digunakannya merupakan eks anggota DPRD, sementara Randis yang dahulu dipakai dikembalikan kepada Sekretaris Bappeda Kota Cilegon. "Yah sekarang make yang itu (Randis eks Anggota DPRD-red) yang lama sudah saya kembalikan buat pak Sekretaris Bappeda sekarang," ungkapnya.

Beri komentar


Security code
Refresh