Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 26 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


PT KS Posco Kembali Meledak


*Dua Unit Damkar Disiagakan


CILEGON – Peristiwa kebakaran pasca terdengar suara ledakan diduga kembali terjadi di PT Krakatau Posco (KS-Posco), Rabu (26/2) malam. Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, kejadian itu membuat panik karyawan yang tengah bekerja di perusahaan patungan Indonesia-Korea tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Dimana, api membumbung tinggi dibagian pembuangan gas. Dalam peristiwa itu juga dikabarkan terdapat ledakan hingga membuat karyawan panik. Bahkan, dua unit pemadam kebakaran juga disiagakan untuk memadamkan api yang berasal dari salah satu tempat mesin produksi.

Corporate Secretary PT Krakatau Posco Christy F Kaseger membantah adanya kebakaran. Menurutnya, api yang berkobar tersebut merupakan api yang berasal dari pembuangan gas Coke Oven Gas (COG), yaitu diperoleh sebagai produk sampingan karbonisasi bahan bakar padat dan operasi gasifikasi. "Setelah kami check di lapangan, dapat kami sampaikan bahwa tidak ada kebakaran. Bukan kebakaran tetapi gas COG yang dibuang keluar dan dibakar sebagai emergency karena listrik PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) mendadak mati sewaktu magrib tadi (Sekitar pukul 18.00 WIB)," kata Christy melalui pesan singkatnya yang disampaikan kepada Banten Raya.

Meski demikian, Christy tidak membantah terdapat api yang berkobar membumbung tinggi. "Memang apinya besar, tetapi bukan kebakaran," tegasnya.Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Defrian Donimando menyatakan, berdasarkan informasi yang didapatkannya dari pihak PT Krakatau Posco, api yang berkobar membumbung tinggi bukan kebakaran, melainkan api tersebut merupakan prosedur yang dilakukan PT Krakatau Posco disaat listrik padam. "Disaat listrik padam, proses coke di pabrik yang memproduksi kokas otomatis mengeluarkan gas yang berada dipabrik tersebut, sehingga api secara otomatis menyembur akibat pemadam listrik secara seketika. Namun itu bukan kebakaran tetapi proses pelepasan gas," jelasnya.

Menurut Defrian, api memang sempat berkobar hingga membuat karyawan panik. Namun langkah antisipasi dan prosedur pihak perusahaan sudah terkendali. "Mungkin karena pada waktu itu listrik tengah padam, sehingga api terlihat membumbung tinggi. Saya juga melihat dua mobil pemadam kebakaran bersiaga," tuturnya. Berdasarkan informasi yang didapatkannya, Defrian mengatakan, tidak ada korban jika maupun luka dalam peristiwa itu. "Situasi saat ini sudah mulai normal. Listrik mulai menyala," katanya. (usman)

Beri komentar


Security code
Refresh