Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 863 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 578 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 708 | Komentar

Baca


Tas Milik Pekerja Galian Gegerkan warga


TANGERANG -
Sebuah tas ransel berwarna hitam abu-abu menggegerkan warga di jalan bilangan Pasar Cikupa, tepatnya di depan Puskesmas Cikupa Lama, Jalan Raya Serang Kecamatan Cikupa, Kamis (18/5). Tas yang tergeletak di pinggir jalan tersebut dicurigai berisikan bom.“Betul, ada tas yang mencurigakan ditemukan masyarakat kemarin, di bilangan Pasar Cikupa,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Gunarko kepada wartawan, kemarin.

Setelah mendapat laporan warga, pihak kepolisian datang ke lokasi dan mengamankan tas tersebut dengan memasang garis polisi. Tak lama berselang, tim penjinak bom (jibom) dari Brimobda Polda Banten yang juga mendapat laporan datang ke lokasi.

Saat akan dicek isi tas tersebut oleh petugas tim jibom, pemilik tas tersebut datang ke lokasi. Kepada petugas, warga tersebut mengakui tas tersebut miliknya dan berisi peralatan kerja. “Setelah kita amankan, tak lama kemudian pemilik tas itu datang,” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Cikupa Ipda Ngapip mengatakan bahwa pemilik tas tersebut merupakan pekerja proyek galian kabel optim milik PLN. “Di lokasi itu memang ada proyek kabel optik dan itu milik pekerja (kuli) proyek. Setelah pemilik datang dan kita geledah, ternyata tas itu berisikan peralatan proyek dan pakaian," jelasnya. Sejauh ini, kata kasat, kondisi di lokasi kejadian aman dan tidak terjadi apa-apa. "Kami juga berterima kasih pada masyarakat yang sangat cepat berkoordinasi dengan kepolisian,” tegasnya. (*/marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir