Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 509 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 631 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 497 | Komentar

Baca


Kapolres Ancam Bandar Besar Narkoba


KOTA TANGERANG - Kapolresta Tangerang AKBP M. Sabilul Alif kembali menggelar Pos Khidmat (Polisi Ceramah Kamtibmas setelah Salat Jumat), di Masjid Al-Falahiyah, Desa Rajeg, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Jumat (21/7).
Program Pos Khidmat ini adalah kegiatan rutin yang akan terus dilaksanakan kapolres bersama jajarnnya dan anggota Bhabinkamtibmas.“Program Pos Khidmat ini wajib dilaksanakan baik dari level Kapolres, Kapolsek sampai dengan anggota bhabinkamtibmas,” terang Kapolres didampingi Kasat Binmas, Kasat Intel dan Kapolsek Rajeg serta Danramil Rajeg.

Kapolresta memberikan khutbah kepada ratusan jamaah yang hadir memadati Masjid Al- Falahiyah.Selain memperkenalkan diri sebagai kapolres yang baru, kapolres dalam pesannya juga menyampaikan beberapa kejadian yang terjadi selama satu minggu terakhir dan apa yang sudah diungkap oleh polres beserta polsek jajaran juga kejahatan-kejahatan yang menjadi atensi nasional.

Seluruh jamaah juga diajak untuk berperan aktif menjaga kamtibmas.“Untuk itu peran tokoh agama, tokoh masyarakat, peran kita semua, saya tidak bisa bekerja sendiri, bantuan oleh masyarakat sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Polresta Tangerang sudah mengungkap kasus narkoba, di antaranya kasua sabu 15 gram beberapa hari kemarin di daerah Balaraja dan ribuan botol miras.
“Saya akan kembangkan betul, saya juga tidak akan segan-segan apabila di Tangerang ini ada bandar besar, akan saya tindak tegas,” tegasnya.

Dalam upaya menangkal radikalisme, Kapolres juga mngimbau para jamaah untuk tidak tergoda dengan ajakan oknum-oknum ulama yang mengajarkan radikalisme dengan konsep jihad bunuh diri dan bunuh sesama.“Islam tidak pernah mengajarkan kekerasan, apabila ada yang mengaku sebagai ulama mengajak melakukan kekerasan, bunuh diri dan membunuh sesama dengan alasan jihad, itu perlu dihindari dan segera laporkan kepada pihak berwajib,” ungkap kapolres.

Di akhir khutbahnya, kapolres menekankan bahwa dirinya akan berusaha menjaga keamanan dan kenyamanan serta akan menindak tegas terhadap oknum-oknum yang merusak bangsa ini. (marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh