Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 247 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 270 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 701 | Komentar

Baca


Arief Minta Pejabat Cerdas



TANGERANG - Perkembangan teknologi informasi harus disikapi dengan cerdas, terutama oleh aparat selaku pemangku kebijakan.

"Dunia semakin cepat berubah dan kita harus mampu menyikapi ini semua terutama terkait dengan pelayanan publik," ujar Walikota Tangerang Arief R Wismansyah saat membuka acara Bimbingan Teknis Penyusunan Master Plan Kota Tangerang menuju Smart City 2017 yang dilaksanakan di Ruang Akhlakul Karimah, Senin (7/7).

Konsep Smart City, lanjut Wali Kota menuntut adanya perubahan mindset tidak hanya dari masyarakat namun yang lebih utama adalah para pejabat dan aparat di lingkup Pemkot Tangerang. "Bukan hanya kotanya yang harus cerdas kita pejabatnya yang harus kudu cerdas," tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan, pengembangan Smart City di Kota Tangerang harus bertumpu pada efektifitas pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi geospasial. Sehingga diharapkan dengan penetrasi teknologi informasi yang lebih canggih, setiap program pembangunan bisa berjalan tepat sasaran dan lebih efektif dan efisien.

"Pengembangan Smart city di Kota Tangerang terbagi dalam tiga tahapan, pertama Smart City 1.0 dimana kita mengintegrasikan setiap aplikasi pelayanan yang telah terbangun, kemudian disusul dengan Smart City 2.0 dimana program kita cerdas kita terfokus untuk peningkatan pelayanan publik, dan saat ini kita sedang mengembangkan smart city 3.0 yang memanfaatkan teknologi geospasial sehingga pelayanan publik yang kita lakukan bisa tepat sasaran," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga melantik 6 (enam) pejabat yang menduduki jabatan yang berbeda antara lain Asmuni Ilyas, Direktur Forum Tanggung Jawab Sosial (CSR), kemudian Mulyanto dilantik sebagai sekertaris Forum CSR, dan Didin Sabarudin dilantik sebagai Bendahara Forum CSR.

Selanjutnya Nanang Hernawan dilantik menjadi Direktur PT TNG, holding company milik pemkot Tangerang. Kemudian dr Liza Puspa Dewi dilantik sebagai Dewan Pengawas RSUD, terakhir Agus Sugiyono yang juga Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dilantik sebagai Dewan Pengawas PD Pasar.

Dalam arahannya, Walikota berharap agar para pejabat yang dilantik bisa mengemban tugas dengan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. "Agar bergerak lebih cepat mengadopsi kebutuhan masyarakat Kota Tangerang.Ini kerja sosial dan ibadah untuk kemajuan masyarakat Kota Tangerang," pesannya kepada para pejabatal Forum CSR yang dilantik.

Secara khusus ia juga berharap agar pejabat PT TNG yang baru dilantik bisa menangkap peluang usaha yang ada untuk peningkatan pendapatan daerah yang ujungnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Terkait pengelolaan PLTSA mungkin nanti PT TNG bisa mengoptimalkan demi kesejahteraan masyarakat.

Belum lagi peluang pengembangan smart city yang membuka peluang besar terutama terkait infrastrukturnya dan peluang ini harus ditangkap dengan cerdas. Dan juga terkait kebijakan cashless money dimana ke depan setiap transaksi tidak lagi menggunakan uang, makanya kita lagi mempersiapkan Tangerang Pay untuk transaksi yang terkait dengan pemerintah seperti pembayaran PBB dan Retribusi, termasuk honor pegawai sehingga tidak ada lagi penyelewengan karena semua transaksi terekam," terangnya. (*/fikri)

Beri komentar


Security code
Refresh