Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 219 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 279 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 238 | Komentar

Baca


Lahan Lahan di Jembatan Kedaung



Suparmi, Ketua DPRD Kota Tangerang meminta Pemkot Tangerang untuk melakukan pembebasan atas lahan yang ada di bibir Jembatan Kedaung di Kecamatan Neglasari.

Lahan ini untuk  akses keluar masuk jembatan mengingat pembangunan jembatan tersebut sudah selesai, sehingga masyarakat bisa menggunakan jembatan. "Kami selaku dewan, akan terus memantau kinerja pemkot. sehingga jembatan tersebut bisa di lalui warga nantinya,"Tegasnya.

Di sisi lain di wilayah Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang terdapat akses yang cukup luas dan nyaman untuk kendaraan baik besar maupun kecil bisa lewat. Untuk itu ketua dan para anggota DPRD ini meminta Pemkot Tangerang dapat segera melakukan pembebasan lahan sehingga dapat dibangun jalan yang lebih besar dan nyaman untuk dilalui.

“Kasihan warga, jembatan ini sudah lama dinantikan,” ujar Suparmi. Apanudin anggota DPRD dari partai Gerindra  menambahkan bahwa Pemkot Tangerang saat ini memiliki OPD baru khusus menangani pembebasan lahan yaitu Dinas Pertanahan yang diharapkan bisa mengakomodir persoalan ini. “Kalau tidak bisa di APBD murni, ya tinggal usulkan di APBD perubahan,” tambahnya.

Hal senada diutarakan HM Sjaifuddin Z Hamadin, Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PAN bahwa seharusnya Pemkot Tangerang sebelumnya sudah bisa merencanakan hal ini dengan baik. Menurutnya tidak mungkin Pemprop Banten tidak berkomunikasi dan berkoordinasi tentang pelaksanaan pembangunan jembatan ini.

Seharusnya saat itu juga Pemkot Tangerang melakukan perencanaan untuk pembebasan lahannya. “Namun ini kenyataannya seperti tidak dilakukan, Pemkot Tangerang terkesan kurang tanggap,” tutur Sjaifuddin.(andi)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir