Crime News

Ayah Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

News image

SERANG - F (17), warga Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok, Kota ...

Hukum & Kriminal | Sabtu, 17 Februari 2018 | Klik: 100 | Komentar

Baca

Pemilik Toko Alat Listrik Tewas Bersimbah Darah

News image

PANDEGLANG - Siti Aminah (30), tewas di rumahnya, di RT01/01, ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 14 Februari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca

Bayi Perempuan Dibuang di Semak-Semak

News image

PANDEGLANG - Warga Kampung/Desa Sekong, Kecamatan Cimanuk digegerkan dengan penemuan ...

Hukum & Kriminal | Kamis, 8 Februari 2018 | Klik: 93 | Komentar

Baca


Lahan Lahan di Jembatan Kedaung



Suparmi, Ketua DPRD Kota Tangerang meminta Pemkot Tangerang untuk melakukan pembebasan atas lahan yang ada di bibir Jembatan Kedaung di Kecamatan Neglasari.

Lahan ini untuk  akses keluar masuk jembatan mengingat pembangunan jembatan tersebut sudah selesai, sehingga masyarakat bisa menggunakan jembatan. "Kami selaku dewan, akan terus memantau kinerja pemkot. sehingga jembatan tersebut bisa di lalui warga nantinya,"Tegasnya.

Di sisi lain di wilayah Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang terdapat akses yang cukup luas dan nyaman untuk kendaraan baik besar maupun kecil bisa lewat. Untuk itu ketua dan para anggota DPRD ini meminta Pemkot Tangerang dapat segera melakukan pembebasan lahan sehingga dapat dibangun jalan yang lebih besar dan nyaman untuk dilalui.

“Kasihan warga, jembatan ini sudah lama dinantikan,” ujar Suparmi. Apanudin anggota DPRD dari partai Gerindra  menambahkan bahwa Pemkot Tangerang saat ini memiliki OPD baru khusus menangani pembebasan lahan yaitu Dinas Pertanahan yang diharapkan bisa mengakomodir persoalan ini. “Kalau tidak bisa di APBD murni, ya tinggal usulkan di APBD perubahan,” tambahnya.

Hal senada diutarakan HM Sjaifuddin Z Hamadin, Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PAN bahwa seharusnya Pemkot Tangerang sebelumnya sudah bisa merencanakan hal ini dengan baik. Menurutnya tidak mungkin Pemprop Banten tidak berkomunikasi dan berkoordinasi tentang pelaksanaan pembangunan jembatan ini.

Seharusnya saat itu juga Pemkot Tangerang melakukan perencanaan untuk pembebasan lahannya. “Namun ini kenyataannya seperti tidak dilakukan, Pemkot Tangerang terkesan kurang tanggap,” tutur Sjaifuddin.(andi)

Beri komentar


Security code
Refresh