Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Guru Swasta Tuntut Uang Insentif Dikembalikan




KOTA TANGERANG - Persatuan Guru Swasta Republik Indonesia (PGSRI) Kota Tangerang menggelar unjuk rasa di depan pintu gerbang Pemerintah Kota Tangerang, Senin (11/9). Mereka kecewa dan geram dengan kebijakan Pemkot Tangerang yang mencabut insentif atau uang tunjangan bagi guru swasta pada tingkat SMK dan SMA di Kota Tangerang sejak Januari 2017.
Untuk diketahui, pencabutan insentif itu berdasarkan  Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014.Koordinator Presidium PGSRI Kota Tangerang, Mulyadi menerangkan, pihaknya telah mengirimkan surat audiensi dengan walikota Tangerang, namun permohonan tersebut belum mendapatkan tanggapan.

“Kita sudah sudah ngirim surat ke walikota (Arief R Wismansyah) pada tanggal 24 Juli 2017 lalu, tapi belum ada balasan. Harapan kami guru-guru, bisa dibalikan lagi insentif yang dulu pernah diterima,” terang Mulyadi kepada wartawan.

Mulyadi menganggap, keputusan Pemerintah Kota Tangerang, yang menghapus insentif guru swasta pada tingkat SMK dan SMA itu tidak tepat dan tidak berpihak kepada para pengajar yang selama ini memberikan yang terbaik kepada anak didik.

“Seharusnya sebelum dihapuskan insentif guru itu, pemerintah dengan dewan (DPRD) mencari solusi, bagaimana agar adanya UU tersebut tidak berdampak pada insentif.” kata Mulyadi.
Sementara itu, Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Amarno W Wiyono mengatakan, Komisi II akan segera mencarikan solusi, dan akan meyakinkan walikota Tangerang agar membuat peraturan daerah (Perda) dan gurbernur juga membuat Pergub.

“Intinya begini, kita akan mencarikan solusi, sekarang ini kita akan meyakinkan pak Walikota bagaimana supaya mau, buat Perda tentang hal itu, kemudian pak Gubernur juga membuat Pergub, dan kita saat ini, gak punya celah untuk mengeluarkan insentif itu,” kata Amarno.

“Kalau ada satu celah saja ya kita kasih uang insentif itu.” kata Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Amarno. Kabid Pendidikan pada Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang Jamaludin mengatakan, pihak dinas sudah memberikan surat perihal tidak adanya lagi insentif selama tahun ini.

"Kita sudah menyerahkan surat tersebut melalui UPTD di setiap wilayah," terangnya. Maka itu, katanya, kebijakan pemkot dalam hal ini sesuai dengan keputusan perwal yang telah dibuat dan juga pemerintah pusat. (*/andi)

Caption :
Tampak para guru guru swasta yang ada di kita tangerang melakukan orasi dan demo di depan pintu gerbang pemerintah kota tangerang.

Beri komentar


Security code
Refresh