Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 616 | Komentar

Baca


Santri Miliki Peran dalam Proses Pembangunan Bangsa


KOTA TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang menggelar apel dan istigosah dalam memperingati Hari Santri Nasional yang digelar di Plasa Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (22/10). Pada gelaran hari santri kedua di Kota Akhlakul Karimah mendapat sambutan luar biasa dari puluhan ribu santri.

Ketua FSPP Kota Tangerang KH Syihabbuddin didaulat sebagai pembina apel, yang dihadiri Wakil Walikota Sachrudin, Sekretaris Daerah Dadi Budaeri dan sejumlah kepala OPD di lingkup Pemerintah Kota Tangerang.

Sachrudin menyampaikan, santri memiliki peran penting dalam proses pembangunan bangsa terutama dalam melahirkan tokoh-tokoh yang berjuang untuk mengisi kemerdekaan Indonesia."Santri memiliki peranan yang sangat penting, kalau kita lihat kan banyak tokoh-tokoh yang lahir dari kalangan santri. Tidak hanya tokoh lokal tapi banyak juga tokoh nasional," kata Sachrudin usai acara.

Sachrudin berharap melalui peringatan hari santri yang kedua ini dapat menambah sinergitas antara santri yang ada di sejumlah pondok pesantren di Kota Tangerang dengan aparatur pemerintah untuk bersama-sama berbuat untuk pembangunan kota dan bangsa."Mudah-mudahan melalui hari santri bisa menambah sinergitas antara santri dan pemerintah untuk bersama membangun kota dan bangsa," tutupnya.

Sementara itu, KH Syihabbuddin menyampaikan, Kota Tangerang merupakan salah satu kota yang sangat mengapresiasi santri yang dibuktikan dengan banyaknya nama jalan yang menggunakan nama dari sejumlah ulama yang juga merupakan santri. "Ki Samaun, H. Dimyati, dan KH. Hasyim Ashari contoh nama kiyai yang namanya diabadikan jadi nama jalan di Kota Tangerang," ungkapnya.

Sebagai informasi, pada gelaran tersebut juga turut dilakukan penyerahan piala lomba Musabaqoh Qurotul Kutub (MQK) dan pidato peringatan hari santri 2017 kepada para pemenang antara lain Mizan Khoiri dari Ponpes Permata Hati Insani juara 1 lomba MQK tingkat Ula, Via Fadilatunni'mah dari Ponpes Al Hasyimiyyah juara 1 MQK tingkat Wustho, M. Fatihuddin dari Ponpes Nur Aulia juara 1 MQK tingkat Ulya, dan Mulyanah dari Ponpes Ar-Riyadillah sebagai juara 1 lomba pidato. (*/marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh