Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Airin Tambah 14 Satgas Perlindungan Anak


KOTA TANGSEL- Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany kembali membentuk 14 satuan tugas (satgas) perlindungan anak di 4 RW (Rukun Warga), Senin (30/10). Sebelumnya, 108 satgas perlindungan anak dengan jumlah anggota sebanyak 540 orang telah dibentuk. Mereka bertugas mendeteksi dan melaporkan permasalahan anak yang ada di wilayahnya masing-masing.

Airin menjelaskan, menurut Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, telah mengamanatkan bahwa pemerintah, orangtua, masyarakat dan dunia usaha wajib melindungi, memenuhi hak-hak anak dan menghargai pendapat mereka agar mereka dapat tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang tangguh untuk memajukan bangsa.

"Harapan saya, dengan pembentukan satgas perlindungan anak ini dapat menambah pengetahuan dan keterampilan dari seluruh satgas perlindungan anak yang sudah terbentuk agar lebih profesional dalam melaksanakan tugas," ungkap Airin saat pembentukan satgas di Aula Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel.

Airin berharap dengan dibentuknya 14 satgas yang baru agar segera menambah ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi standar operasional prosedur dan teknik dalam pencegahan dan penanganan pertama kasus kekerasan terhadap anak di Tangsel.

"Mengingat sangat pentingnya tugas dan fungsi satgas perlindungan anak di Tangsel, maka saya minta agar petugas satgas yang dikukuhkan dapat melaksanakan tugas dengan penuh kesungguhan dan cepat tanggap dalam merespon setiap gejala yang mungkin akan dapat menimbulkan kasus kekerasan terhadap anak maupun cepat tanggap dalam merespon setiap penanganan kasus," ungkapnya.

Dikatakan, satgas perlindungan anak adalah garda terdepan dalam pencegahan segala bentuk kekerasan terhadap anak dan reaksi cepat bila sudah terjadi kasus. Oleh karena itu, Airin meminta agar setiap kasus yang terjadi di wilayah, seharusnya satgas perlindungan anak yang mengetahui lebih dahulu, jangan sampai wartawan atau pihak kepolisian lebih dahulu mengetahui.

Sementara itu, Plt. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKB) Kota Tangsel, Khairati dalam sambutannya menjelaskan, tahun ini sebanyak 14 orang dari 4 RW dibentuk. "Sebelumnya kita punya 108 satgas anak dengan jumlah anggota sebanyak 540 orang dan tahun ini sebanyak 4 RW dikukuhkan dengan jumlah satgas per masing-masing RW sebanyak 3 orang," jelasnya.

Satgas ini terdiri dari Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Cempaka Putih, Pamulang Barat, Ciputat dan Sawah Baru. "Petugas ini ditetapkan berdasarkan SK (surat keputusan) walikota," jelasnya.Dia berharap dengan dibentuknya satgas ini, para petugas dapat mendeteksi dan melaporkan permasalahan anak yang ada di wilayah mereka masing-masing. (*/marjuki)

Beri komentar


Security code
Refresh