Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


1.800 ASN Pemkot Tangerang Bakal Pensiun


KOTA TANGERANG - Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, mengungkapkan, sebanyak 1.800 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangerang akan pensiun hingga lima tahun kedepan. Pemkot tidak bisa mengangkat pegawai karena adanya moratorium dari pemerintah pusat.

"Sekarang tantangannya lima tahun kedepan yang pensiun di lingkup Pemkot Tangerang akan mencapai 1.800 pegawai, kemudian di satu sisi kita masih dihadapkan dengan moratorium, saya kemarin juga ke MenPAN menyampaikan hal yang sama, gimana ini?," kata walikota kepada Kepala BKN Reg III Imas Sukmariah saat berkunjung ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional III di Jl. Surapati, Bandung, Rabu (01/11).

Arief melakukan kunjungan ke Bandung untuk melakukan kerjasama di bidang Pengembangan Smart City dengan Pemkot Bandung.Penandatanganan nota kesepahaman kedua daerah pun dilakukan langsung oleh Walikota Tangerang Arief R. Wismansyah dan Walikota Bandung Ridwan Kamil, di Balai Kota Bandung.

Arief yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Dadi Budaeri, menyampaikan, banyaknya ASN yang pensiun akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan publik di Kota Tangerang, meskipun saat ini sudah berkembang konsep smart city yang mana ditujukan untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat."Di Tangerang ini ada yang satu kelurahan itu ASN-nya itu cuma lurah sama sekel (sekretaris lurah_red), sisanya THL," ujarnya.

Selain itu, walikota juga menyampaikan bahwa untuk meningkatkan profesionalitas pegawai Pemkot Tangerang telah menerapkan sistem pegawai berbasis kinerja melalui sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). "Kita sudah enggak ada honor Bu, Alhamdulillah kemarin ada arahan dari KPK untuk Propinsi Banten disuruh nyontoh Pemkot Tangerang," jelas walikota.

Sementara itu, Imas Sukmariah menyampaikan, pihaknya saat ini sedang menyusun aturan terkait penerimaan pegawai untuk memecahkan persoalan yang dihadapi oleh Pemkot Tangerang. "Insya Allah kita siap membantu, kita juga akan koordinasikan dengan Pak Menpan langsung," jelasnya. (*/andi)

Beri komentar


Security code
Refresh