Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 368 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 277 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 357 | Komentar

Baca


Metropolis


SERANG -
PLN Area Banten Utara harus menanggung kerugian mencapai Rp30 juta untuk memperbaiki ratusan perangkat elektronik milik warga Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang, yang rusak akibat kesalahan pemasangan trafo, belum lama ini. Total alat elektronik yang rusak sebanyak 155 unit. "Kerugian a ...

SERANG -
Vera Nurlaila Jaman, istri Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengaku siap maju dalam Pilkada Kota Serang 2018 mendatang. Meski masih terlihat malu-malu, namun ia mengatakan tidak akan keberatan bila kemudian dipinang sebagai calon kepala daerah oleh partai politik. “Insyaa Allah (siap). Doany ...

SERANG-
Pimpinan dan anggota DPRD Banten telah menyepakati akan menggelar paripurna perubahan susunan alat kelengkapan dewan (AKD) pada Senin (13/3) nanti. Rapat paripurna ini sempat ditunda karena sejumlah fraksi belum menyerahkan usulan.

Wakil Ketua DPRD Banten Nuraeni optimistis agenda kali ini tidak akan tertunda lagi. “Insya Allah, jadi Senin depan, sambil (paripurna-red) penutupan masa sidang reses. Kemarin diundur karena ada satu dan lain hal. Yah masing-masing fraksi belum siap secara admisnitrasi makanya diundur,” kata Nuraeni ditemui di Pendopo Gubenur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin (6/3).

Menurut Nuraeni, seluruh fraksi sudah menyerahkan usulan kepada pimpinan dewan, namun dirinya mengaku belum mendapat laporan. “Lebih jelasnya coba tanya ke Ketua DPRD Pak Asep Rahmatullah,” singkatnya.

Dijelaskan Nuraeni, secara aturan tata tertib, sebelum paripurna AKD dilakukan, seluruh usulan fraksi harus sudah masuk ke meja pimpinan.“Itu kan sudah diatur dalam tata tertib. Tapi, kendala admisitrasi yang belum memenuhi. Kita juga sebagai pimpinan bingung, makanya kita kembali ke bamus (badan musyawarah-red),” jelas politisi Partai Demokrat itu seraya mengatakan bahwa perubahan AKD hanya perputaran anggota untuk penyegaran.

Ketua DPRD Banten Asep Rahmatullah saat dikonfirmasi mengaku belum ngecek berkas usulan perubahan AKD yang diserahkan fraksi-fraksi. Namun Asep membenarkan bahwa agenda paripurna akan digelar pekan depan.

"Berkas belum saya cek apakah sudah masuk semua atau belum. Saya masih ada agenda di luar. Tapi memang rencananya sih minggu depan, sudah dibahas di bamus (badan musyawarah-red). Kalau reses kan tanggal 13 Maret (Senin-red). Sepertinya habis reses lah," kata Asep via telepon selular.

Berdasarkan informasi, susunan perubahan AKD dari Fraksi PDIP belum selesai. Namun hal itu dibantah Asep yang merupakan anggota Fraksi PDPI. "Enggak kok, PDIP sudah selesai," kilahnya.Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Banten Fitron Nur Iksan membenarkan bahwa agenda paripurna perubahan AKD direncakan pada Senin (13/3).

Fitron menjelaskan, ada beberapa perubahan susunan AKD dari Fraksi Golkar. Misalnya, Suminar yang semula di Komisi V diusulkan dipindah ke Komisi I. Kemudian Kori Priadi dari Komisi II diusulkan masuk Komisi V. "Untuk yang lain masih sama. Pak Muhamad Faisal masih tetap di Komisi III. Saya sendiri masih di Komisi V.

Kalo penentuan siapa yang jadi ketua, wakil ketua atau sekretaris, itu nanti dibahasnya setelah paripurna, kan ada votting. Yang jelas usulan nama-nama yang masuk ke AKD dulu, baru jabatannya ditetapkan kemudian," jelas Fitron. (rahmat)

SERANG
– Rektor Universitas Serang Raya (Unsera) Hamdan menilai pendidikan di Kota Serang rendah. Penyebabnya banyak standar pendidikan yang dilanggar Pemerintah Kota Serang. Bahkan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang dinilai tutup mata pada penyebab tersebut. Hamdan mengatakan bahwa bil ...

SERANG -
Sebanyak 1.290 warga Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP. Dari jumlah itu, 790 orang diantaranya sudah memiliki surat keterangan (suket) sebagai pengganti e-kTP, sedangkan sisanya 500 orang belum memiliki suket. ...

Komentar Terakhir