Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Laga Keras, Indonesia segel 3 Poin


SELANGOR - Pelatih timnas Indonesia U-22 Luis Milla mengomentari kartu kuning buat Evan Dimas, juga wasit yang memimpin laga lawan Timor Leste. Indonesia menang 1-0 ketika berhadapan dengan Timor Leste di partai penyisihan Grup B SEA Games 2017, Minggu (20/8), berkat gol tunggal Marinus Mariyanto Wanewar, Pertandingan itu sendiri sempat memunculkan sedikit insiden di akhir, menyusul pelanggaran keras pemain Timor Leste terhadap pemain Indonesia. Hal itu memicu reaksi protes dan saling dorong di antara para pemain kedua kesebelasan. Di tengah suasana panas pemain nomor 4 Timor Leste, Filipe Oliveira, dikartu merah karena tindakan tak sportifnya menendang Evan Dimas yang sedang terjatuh. Evan sendiri mendapat kartu kuning yang membuatnya harus absen di laga berikutnya lawan Vietnam.

"Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya kalau semua pemain dalam tim ini penting termasuk Evan Dimas, tetapi solusinya saya inginkan semua pemain siap untuk main kapan pun," kata Milla terkait absennya Evan di laga berikutnya, dalam rilis pers Tim Media PSSI.

Ia juga membahas soal kepemimpinan wasit Nagor Amir Noor Mohamed asal Malaysia di pertandingan Indonesia lawan Timor Leste. "Mengenai wasit yang memimpin pertandingan, saya pikir sudah cukup bagus, normal saja kalau ada perkelahian sedikit. Ini pertandingan sepakbola dengan tensi tinggi dan satu partai penting bagi kedua tim.

Karena tadi juga kita sudah mempimpin satu gol dan lawan mencoba untuk menyamakan kedudukan. Beberapa kans dari mereka tadi sempat tercipta dan bisa dikatakan hampir saja membuat gol," tuturnya.
Marinus membuat Indonesia unggul di babak pertama. Tak ada tambahan di babak kedua meskipun Skuat Garuda sudah berusaha menambah keunggulan.

"Saya katakan kepada tim, 'kita harus mencetak gol kedua, karena akan lebih mudah apabila kita memimpin dengan selisih dua gol atau lebih'. Ke depannya nanti saya minta pemain memaksimalkan peluang di depan gawang untuk lebih berani mencetak gol," ujar Milla.(net)