Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 847 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 566 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 692 | Komentar

Baca


Kontrol Emosi Jadi Prioritas


SERANG
– Tim karate Forki Kabupaten Serang (Forkabes) terus intensif menjalani program latihan rutin di markasnya di Kramatwatu, Kabupaten Serang. Salah satu poin yang jadi prioritas pembenahan tim karate Forkabes adalah meminimalisir emosi atlet pada saat bertanding.

Ketua umum Forki Kabupaten Serang Kaiser mengatakan, para atletnya masih mudah terpancing emosi saat sedang bertanding. Oleh karenanya, pihaknya berupaya untuk meminimalisir mengontrol temperamental masing-masing pemainnya. “Anak-anak masih belum bisa mengendalikan emosinya. Andai saja bisa mengontrol emosinya, saya yakin kami keluar sebagai juara. Karena tidak mampu mengontrol akhirnya dimanfaatkan oleh lawan untuk mencuri poin,” kata Kaiser, kepada Banten Raya, kemarin.

Ia menilai, tim karate Forkabes memulai menunjukkan proges yang sangat positif jelang pesta olahraga terbesar di Banten yakni Porprov IV Banten. Ini menyusul hasil positif yang diraih timnya di Kejuaraan Karate Danau Mas Open II Banten dengan berhasil membawa pulang 28 medali dengan rincian 7 emas, 12 perak, dan 9 perunggu. “Maaf tidak bermaksud untuk jumawa. Kalau melihat hasil yang diraih anak-anak di Danau Mas kemarin, sepertinya kami mampu bersaing dan berpeluang meraih medali di porprov nanti sangat terbuka. Soalnya, lawan-lawan yang dihadapi oleh para atlet kami adalah atlet senior dan junior di final kebanyakan dari luar Banten seperti dari Jakarta Selatan, Kuningan dan Bogor. Ini jadi kabar bagus buat kami sebab atlet kami mendapatkan pelajaran berharga dari atlet luar Banten,” jelas dia.

Kaiser mengungkapkan, pihaknya pun akan membenahi fisik para karatekanya agar, mengingat stamina para atletnya dinilai masih belum mencapai puncak. “Selain gampang terpancing emosi, stamina atlet pun masih lemah, kondisi ini yang membuat lawan terus ditekan dengan serangan bertubi-tubi,”  ungkapnya. Dengan waktu yang menyisahkan sekitar satu bulan lagi, imbuh Kaiser, pihaknya berjanji akan memaksimalkan program latihan rutin. Ini tak lain demi meningkatkan kemampuan para atletnya agar semakin bagus. “Program latihan rutin tetap jadi faktor utama untuk mencapai kesuksesan, sebab hanya dengan latihan rutin kemampuan atlet semakin baik,” imbuh Kaiser. (harir)



Komentar Terakhir