Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 109 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 156 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 613 | Komentar

Baca


Mimpi Jadi Skuat Garuda Muda Terbuka


CILEGON –
Asprov PSSI Banten menggelar seksi pemain U-19 tingkat provinsi untuk lolos di level nasional di Stadion Krakatau Steel, kemarin. Peserta yang mengikuti seleksi adalah pemain yang dinyatakan lolos tingkat provinsi. Tak hanya pemain dari Banten, seleksi ini juga diikuti pemain U-19 dari Provinsi Lampung. Seleksi ini sendiri dihadiri langsung oleh pelatih timnas U-19 Indra Sjafri di lokasi seleksi. Bagi pemain yang lolos mereka akan mengikuti seleksi nasional untuk pembentukan tim.

Dalam kesempatan ini Indra Sjafri mengatakan, ia memerlukan skuat yang lebih komplet dibandingkan tim terdahulu dalam arti untuk skuat sekarang pemain punya daya tahan yang bagus, memiliki keterampilan yang bagus, kecepatan serta teknis yang komplet.

“Saya sudah memantau pemain lainnya dari Jawa Barat, Sumatera, dan lainnya.  Kami hanya memilih talenta yang sesuai kriteria untuk kami satukan menjadi tim dan berlaga di gelaran Piala AFF yang akan dihelat Yangon, Myanmar pada 4 hingga 17 September tahun ini,” kata dia.    

Saat ini sendiri memang sudah ada pemain yang mendapatkan tiket lolos ke tingkat nasional. Ia berharap pemain dari Provinsi Banten dan Lampung menampilkan kemampuan maksimalnya agar tim monitoring serta dirinya bisa memberikan tiket untuk ikut seleksi nasional. “Nantinya yang lolos akan kami beritahukan kepada asprov masing- masing secara tertutup. Nama–nama tersebut bisa bergabung dengan pemain lainnya dari Jawa Barat, Sumatera, Sulawesi, dan lainnya mengikuti seleksi tingkat nasional. Saya juga harus efektif mempersiapkan tim ini sebab waktunya tinggal beberapa bulan lagi,” ujarnya.

Ketua Komite Studi Strategi dan Pembinaan Usia Dini Asprov Banten Yudho Hadiyanto mengatakan, kans pemain Banten untuk bisa lolos tingkat nasional terbuka karena dari pengamatan selama seleksi tidak kalah dari pemain Lampung.

Namun ia tidak bisa memutuskan siapa yang lolos lantaran ini hak dari pelatih Indra Sjafri dan timnya. “Dalam seleksi ini 15 pemain Banten beradu bakat dengan 15 pemain Lampung. Kami optimistis ada yang lolos seleksi nasional. Pemain Banten hampir menonjol di beberapa posisi antara lain penyerang, gelandang dan bek,” jelasnya.

Ia menilai upaya yang dilakukan Indra Sjafri dengan melakukan audisi langsung terbilang bagus sebab ini bisa untuk perbandingan pola pembinaan usia muda di masing-masing provinsi. “Dari sini memang ketahuan kualitas pemain antar provinsi.

Kami juga bisa bertukar ilmu pembinaan pemain muda. Kami tinggal menunggu surat pemberitahuan dari pusat untuk memastikan siapa yang lolos tingkat nasional. Saya berharap pemain Banten ada yang lolos ke tingkat nasional dan menjadi skuat Garuda Muda nantinya,” tutup dia. (wisnu)