Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 109 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 156 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 613 | Komentar

Baca


Tiga Pemain Banten Gugur di Seleknas


SERANG – Tiga pesepakbola remaja Banten yang ambil bagian pada seleksi di tim nasional (timnas) Indonesia U-19 harus mengubur impiannya untuk berseragam tim Garuda Muda julukan Timnas Indonesia.

Ini lantaran ketiga pemain Banten kalah bersaing dengan puluhan pemain berbakat dari seluruh Indonesia pada seleksi tingkat nasional yang dihelat di Lapangan Sepakbola Bea Cukai, Rawamangun, DKI Jakarta, Sabtu-Minggu (11-12/3). Tiga pemain itu yakni Wahyu Saputra (penyerang) asal Kota Serang, Kevin Sahael Kudamassa, dan Dicky R asal Tangerang.

Sekretaris Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten Yono Wirangga mengaku telah mendapat surat pemberitahuan mengenai pemain yang dipanggil untuk mengikuti training center (pemusatan latihan). “Tanggal 17 Maret, kami menerima surat tembusan dari PSSI. Dari 75 pemain yang ikut seleksi cuma 35 pemain yang akan ikut tc di Lapangan Atang Sutrisna, Cijantung. Dari 35 nama pemain itu tiga pemain Banten tidak terdaftar,” kata Yono, kepada wartawan, kemarin.

Meski begitu, ia mengaku bangga sudah mengirimkan tiga pemain Banten lolos seleksi nasional. “Ternyata banyak pemain yang dari luar negeri dan diklat lebih baik. Tapi kami bangga karena tiga pemain Banten merasakan seleksi nasional. Soal lolos mungkin itu soal keberuntungan saja. Saya melihat potensi mereka sama rata-rata dengan pemain dari daerah lainnya. Saya harap mereka tetap semangat, karena jalan menunju timnas masih panjang,” ungkap pria yang berdomisili di Tangsel ini.

Meskipun ketiga pemainnya gagal, masih kata Yoni, pihaknya tetap akan melakukan pemantauan kepada para pemain muda Bante. “Lima belas pemain yang lolos seleksi tingkat provinsi, termasuk tiga pemain yang ikut seleksi nasional, akan kita masukan ke data pemain potensial. Mereka bisa kami manfaatkan untuk kompetisi lainnya, seperti buat PON dan lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wahyu Saputra salah seorang pemain U-19 Banten mengaku tidak kecewa kendatipun impiannya gabung timnas Indonesia U-19 kandas. “Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya, bisa ikut seleksi di tingkat nasional dan dipantau langsung oleh pelatih pengalaman Indra Sjafri. Keinginan saya masuk timnas tidak akan pudar, sebab masih banyak kesempatan untuk masuk timnas,” ujar Wahyu. (harir)