Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 112 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 157 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Persita Wakil Banten di Tingkat Nasional


SERANG
– Persita Tangerang berhasil meraih juara Liga Nasional U-17 (Piala Suratin) zona Banten 2017. Kepastian ini menyusul hasil gemilang usai menggunduli Persitangsel, 4-0, dalam laga terakhir babak penyisihan putaran dua yang dihelat di Stadion Heroik Grup I Kopassus, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu (20/5) sore.

Empat gol kemenangan tim Pendekar Cisadane yunior ini dicetak oleh Andi Irawan (penalti), Lexi Zalno, Vicky dan M. Bagus Salam. Kemenangan ini memastikan Persita menjadi juara grup karena mengantongi nilai 9 dari 3 kali kemenangan.

Persita pun akan mewakili Banten untuk kompetisi serupa di tingkat nasional. Sementara Persipan Pandeglang harus puas menjadi runner up, meski menang atas Bantara Soccer Club (SC), 3-1, di laga pamungkas. Tim berjuluk Laskar Ujung Kulon (Laskulo) ini mengumpulkan nilai 6 dari 2 kali menang, 1 kali kalah.

Sedangkan peringkat tiga jadi milik Persitangsel, dengan torehan nilai 3 dari 1 kali menang, 2 kali kalah. Bantara SC harus berada di dasar klasemen akhir karena menelan 3 kali kekalahan. Gelar Persita semakin lengkap setelah salah satu striker andalannya Andi Irawan dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak selama kompetisi ini dengan koleksi 7 gol.

Pelatih Persita U-17 Wawan Hermawan mengaku senang dengan prestasi ini. Ia menilai perjuangan timnya untuk menggapai prestasi ini sangat sulit. Salah satunya pada laga pamungkas putaran kedua melawan Persitangsel, skuatnya kurang lengkap. “Beberapa pemain inti kita absen ada yang cedera dan akumulasi. Tapi permainan tim tetap solid dan kita memenangkan pertandingan. Alhamdulillah, kita juara,” ujar Wawan usai laga.

Menghadapi ajang serupa di tingkat nasional, lanjut dia, akan membenahi skuatnya lagi. Pasalnya masih banyak pekerjaan rumah. “Masih ada waktu sekitar tiga bulan. Akan kita manfaatkan untuk memperbaiki tim agar lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Manajer Persipan Pandeglang U-17 Moch. Amri mengaku tetap bangga kendatipun timnya gagal menjadi juara satu. Ia berharap Persipan menjadi wadah bagi masyarakat Pandeglang dan Banten. “Semoga ini menjadi awal dari kebangkitan persepakbolaan Pandeglang,” kata Amri.

Dalam sambutan penutupan kompetisi ini, Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Banten Fahmi Hakim berharap tim juara mampu mencatat sukses di kompetisi serupa di tingkat nasional. “Mudah-mudahan tim-tim yang juara sekarang, melahirkan pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing dan meraih juara Piala Suratin nasional,” harap Fahmi.

Masih di lokasi, Sekretaris Jenderal Asprov PSSI Banten Yono Wirangga menyatakan, tim juara Banten berhak tampil pada Liga Nasional U-17 dan U-15 tingkat nasional. “Yang mewakili Banten iya Persita. Adapun mereka akan mencari pemain tambahan pemain itu tergantung mereka. Kami tidak intervensi soal itu,” tegas Yono.

Ia menambahkan, pelaksanaan Liga Nasional U-17 dan U-15 tingkat nasional dijadwalkan bulan sembilan. “Bulannya September. Tanggal dan tempatnya belum dipastikan tergantung bagaiman hasil keputusan di PSSI,” imbuhnya. (harir)