Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 370 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 471 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 376 | Komentar

Baca


Roni Alfanto Pimpin MI Banten


SERANG
– Roni Alfanto terpilih secara aklamasi sebagai ketua umum Muaythai Indonesia (MI) Pengurus Provinsi Banten priode 2017-2021 melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) II Provinsi Banten di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (17/6) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Musprov digelar lantaran masa bakti kepengurusan ketua umum sebelumnya Zubaydi telah berakhir pada Mei 2017. Ditetapkannya Roni Alfanto lantaran hanya ada calon ketua tunggal. Pada kesempatan ini Ketua Umum PB MI Sudirman, dan Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo turut hadir.

Roni Alfanto mengaku telah menyusun rencana kerja untuk jangka panjang yang dimulai dari menjaring atlet-atlet terbaik dari kabupaten/kota untuk dipersiapkan mengikuti kejuaraan single even seperti liga nasional (liganas), kejuaraan nasional (kejurnas) muaythai, dan muaythai one night 2017.

Pembinaan ini dilakukan agar para atlet mendapatkan jam terbang, sehingga mental bertandingnya semakin terasah. “Atlet harus ikut kompetisi sebanyak-banyaknya, supaya mental bertandingnya terus terasah,” ujar Roni, dalam sambutannya usai terpilih.

Namun persoalanya, lanjut dia, untuk mengirimkan atletnya ke setiap kejuaraan single even yang diadakan PB MI pihaknya mengalami sedikit kendala finansial. “Anggaran bantuan yang kita dapat dari KONI (Banten-red) hanya untuk sekali ikut kejuaraan saja. Itu pun nilainya terbatas.

Sehingga kita harus mencari tambahan dana karena Liganas digelar empat kali setahun dan kejurnas sekali. Sementara anggaran dari KONI cuma untuk sekali. Dari mana aja kita cari dana tambahannya yang penting atlet kita bisa main,” ungkapnya.

Untuk mencapai target itu, masih kata Roni, semua pihak harus saling sinergis agar pembinaan tetap berjalan baik. “Kalau program dilakukan secara berjenjang saya yakin seyakin yakinnya kita bisa dapat medali emas PON di Papua. Tapi perlu dukungan teman-teman (pengcab-red) semua. Saya tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.

Ia menambahkan, sementara ini pembinaan muaythai yang telah berjalan rutin baru ada di dua pengcab yakni, Kota Serang dan Kota Tangerang. Dua kota itu rutin memberikan kontribusi atletnya untuk dikirimkan ke setiap kejuaraan nasional. “Kami berharap pengcab lain mencontoh seperti Kota Serang, dan Kota Tangerang. Di Banten sendiri baru ada enam pengcab, yang belum yaitu Tangsel dan Lebak,” ungkap Roni.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo optimistis dengan sinergitas prestasi mauythai Banten akan lebih baik lagi. “Saya yakin dengan semangat kebersamaan yang tadinya atlet muaythai di eksibisi PON Jabar dapat perak di Papua bisa berubah jadi medali emas.

Tentunya ini kembali kepada pengcab, karena mereka yang punya atletnya, karena KONI sebagai orangtua saja. Perlu sinergitas mulai dari KONI, Pengprov, dan Pengcab untuk menuju Banten cemerlang di Papua,” kata Rumiah.

Ia pun mengingatkan kepada pengcab agar terus konsisten membina para anak didiknya sendiri karena nantinya atlet dibina oleh KONI untuk menghadapi Pra PON dan PON. “Saya minta muaythai bersih pake atlet sendiri bukan atlet cabutan. Karena kalau pake atlet cabutan tidak bisa membela Banten untuk Pra PON dan PON,” pesan dia.

Purnawirawan Brigjen Kapolda Banten ini menyebutkan, ada sebanyak 18 atlet asal Banten yang gabung di pelatnas untuk Sea Games Malaysia 2017 dan Asian Games Indonesia 2018. “Dua diantaranya atlet muaythai Madlani dan Sandi Hidayat. Saya harap mereka jangan pulang lebih cepat dari pelatnas, saya harap atlet Banten seperti Madlani dan Sandi mengibarkan sang merah putih di pentas dunia,” harapnya.

Masih di lokasi, Ketua Umum PB MI Sudirman menilai Pengprov MI Banten satu-satunya di Indonesia yang disiplin perihal organisasi. “Banten satu-satunya pengprov yang tepat waktu dalam melakukan musprov, ini bentuk keseriusan dalam memajukan muaythai. Karena itu saya memilih datang kesini,” tutur Sudirman.

Lebih jauh dia menjelaskan, ada tiga unsur untuk mendulang prestasi. Pertama pembinaan organisasi, kedua pembinaan prestasi, dan yang ketiga pembinaan mobilisasi sumber daya. “Saya yakin dibawah kepimpinan Pak Roni Alfanto, muaythai Banten bisa mengelola ketiga unsur ini. Kalau ketiga unsur ini sudah berjalan saya yakin atlet-atlet muaythai Banten akan terus bermunculan meraih prestasi di kancah nasional dan dunia,” katanya. (harir)