Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 492 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 486 | Komentar

Baca


Tiga Poin Yang Tidak Mudah Diraih


CILEGON – Kesebelasan Cilegon United bersusah payah mengamankan 3 poin di kandangnya di Stadion Krakatau Steel, kemarin. Bermain dihadapan pendukungnya, Rinto Ali menang tipis 3-2 atas tamunya Persikabo. Di laga ini sendiri gawang CU bergetar pada menit ketiga setelah sundulan Alan Artur gagal dibendung kiper. Tertinggal CU akhirnya mampu membalas melalui Rinto Ali pada menit 19.

CU berbalik unggul setelah Jalwandi berhasil mengeksekusi penalti setelah pemain belakang Persikabo hands di kotak terlarang menit 37. Menjelang turun minum, Persikabo berhasil menyamakan kedudukan melalui Yan Pieterson menit 41.

Pada babak kedua CU terus menekan pertahanan. Usaha Rinto Ali untuk meraih 3 poin akhirnya hadir pada menit 89. Sontekan dari sayap kanan menimbulkan kemelut. Septian Andriansyah berhasil menggetarkan jalan lawan dan menyegel poin penuh untuk Cilegon United.

Ditemui usai laga pelatih Imam Riyadi didampingi asistennya Tb Hidayatullah menuturkan, secara permainan timnya menguasai bola. Namun lawan bermaian efektif serta berhasil mencuri gol cepat. “Gol cepat ini membuat kami kaget. Kami bisa bangkit dan sempat unggul. Namun lawan dengan cerdik mampu memanfaatkan kemelut dan menyamakan kedudukan di babak pertama menjadi 2-2,” jelasnya.

Memasuki babak kedua, Imam menyuntikan motivasi agar pemaian terus mengurung pertahanan lawan. Buah kerja keras pemain CU berhasil. Menjelang akhir pertandingan berhasil mencetak gol penentu. “Lawan juga memberikan ancaman namun upaya mereka berhasil digagalkan oleh kiper dan pemain belakang. Ini menjadi pelajaran bagi kami bahwa tidak boleh menganggap remeh lawan walaupun posisi mereka jauh di atas kami. Lupakan kemenangan dan kami harus konsentrasi di laga ke depan,” jelas dia.

Sementara itu berita dari kubu Persikabo, pelatih Raja Isa berharap wasit dalam memimpin pertandingan lebih jeli melihat pelanggaran. Ia juga berharap kepemimpinan wasit juga adil terhadap tim tamu. “Saya tidak mengatakan wasit jelek namun saya hanya meminta wasit lebih jeli melihat pelanggaran,” kata dia.

Raja Isa menambahkan, dengan 4 laga tersisa yang akan dijalani timnya, ia akan memaksimalkan pemain agar dapat meraih kemenangan dan terhindar dari jurang degradasi. “Pemain kami masih baru jadi perlu waktu untuk beradaptasi. Mudah mudahan di sisa kompetisi mereka semakin solid dan meraih kemenangan tersisa,” tutupnya. (wisnu)