Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 492 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 610 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 486 | Komentar

Baca


Tiket Milik Serang Jaya atau Persitangsel


CILEGON – Dua tim akan berebut tiket untuk mewakili Banten di pentas Liga 3, di Stadion Krakatau Steel, sore ini.

Dua tim yang akan saling ngotot ini Serang Jaya dan Persitangsel. Serang Jaya berhak mengantongi tiket lolos jika dalam laga terakhir mampu memenangkan laga. Namun langkah Persitangsel sebenarnya lebih ringan jika ingin lolos mewakili Banten. Mereka hanya membutuhkan hasil seri untuk mengambil tiket lolos.

Jelang laga krusia ini pelatih Persitangsel Solihin mengaku telah mempersiapkan skuatnya dengan baik. Memang yang menjadi kendala yakni padatnya jadwal yang harus dijalani semua tim. “Setelah menang atas Persic 1-0 hari Sabtu, kami hanya memiliki waktu istirahat satu hari. Terus terang waktu ini sangat mepet. Idealnya minimal 2 hari,” katanya.

Jelang laga melawan Serang Jaya dia optimistis anak asuhnya bisa kembali menampilkan permainan terbaik dan meraih hasil maksimal. “Saya meminta anak anak terus fokus dan melupakan kemenangan yang lalu. Laga melawan Serang Jaya ibarat partai final dan kami harus tampil maksimal untuk menyegel tiket lolos,” jelasnya.

Sementara itu pelatih Serang Jaya Budi Santoso didampingi Manajer Serang Jaya Pepi Andriani  siap menghadapi laga terakhir dan sekaligus laga penentuan menjadi wakil Banten di Liga 3. Ia mengakui Persitangsel memang tim yang bagus namun timnya juga lebih bagus. “Kami tidak mau jumawa. Anak anak harus kerja keras serta tidak boleh membuat kesalahan yang bisa berakibat fatal.

Laga ini ibarat final bagi dua tim. Skuat saya dalam kondisi siap tempur. Saya berharap kami dinauingi dewi fortuna di laga ini,” kata Budi. (wisnu)