Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Hindari Main Mata Laga Terakhir Serentak


CILEGON – Pertandingan terakhir babak penyisihan grup 2 Liga Indonesia akan dimainkan serempak pada Selasa (12/9).

Pertandingan ini dimainkan bersamaan untuk menghindari laga main mata sebab dua tim yakni Perserang dan Persita masih memperebutkan satu tiket babak 16 tersisa. Sementara bagi tim yang sudah lolos ytakni Cilegon United partai terakhir melawan Persika Karawang juga menjadi laga penentu apakah CU berhasil menjadi juara grup atau menjadi runner up di grup ini.

Laga terakhir ini juga untuk mengetahui tim mana yang akan masuk zoan play off untuk bisa bertahan di Liga 2 musim depan. Pelatih Cilegon United Imam Riyadi mengaku senang partai penyisihan terakhir dimainkan bersamaan. Bagi timnya ini tidak masalah sebab timnya sudah menyegel satu tiket menuju babak 16 besar. Namun di laga terakhir ia tentunya tidak mau anak asuhnya kalah.

“”Masih ada satu partai tersisa melawan Persika. Kami dalam kondisi siap tempur. Tidak masalah semua partai penyisihan dimainkan terakhir. Ini untuk menghindari main mata,” ujarnya. Ia mengakui persaingan di grup 2 ini memang ketat sehingga untuk tim yang lolos ditentunya hingga detik-detik akhir penyisihan grup 2.

“Dari semenjak pertama memang persaingan ketat. Kuncinya tidak boleh terpeleset di laga yang dijalani. Kami mampu tampil konsisten dan mudah-mudahan tim semakin bagus hingga babak 16 besar nantinya,” ujarnya.

Sementara itu, pelatih Persita Bambang Nurdiansyah mengatakan, dengan laga dimainkan bersamaan ini bagus sebab semua tim akan berjuangn untuk menentukan hasil akhir di grup ini. “Kami masih memiliki kans lolos. Laga terakgir melawan Perserang dan kami siap menghadapi. Kami tidak mau memikirkan tim lainnya.

Kami hanya fokus untuk diri sendiri dan berjuangn untuk merebut satu tiket tersisa dari grup ini,” kata Bambang. Jelang laga penyisihan terakhir, ia melatih anak asuhnya penyelesaian akhir, maupun teknik dan strategi agar pemainnya semakin kompak.Ia menyadari di laga terakhir pemain tentunya mempunyai beban.

Ia berharap anak asuhnya bermain percaya diri dan tidak terbebani. “Yang penting percaya diri dan jangan buat kesalahan yang bisa berakibat fatal. Kami optimistis bisa memenangkan pertandingan,” tutupnya.
Berita dari kubu Perserang, pelatih Zaenal Abidin kini tengah mempersiapkan timnya untuk laga terakhir penyisihan yang dihelat bersamaan Rabu (12/9).

Jelang laga terakhir pemainnya fokus latihan untuk strategi yang akan diterapkan. “Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan untuk laga terakhir. Kami masih memiliki kans lolos babak 16 besar. Kami yakin mampu meredam Persita. Anak-anak sendiri dalam kondisi fit dan siap berjuang hingga titik darah penghabisan,” jelas dia. (wisnu)