Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Kejurnas Karate Panglima TNI V 2017 Banten Rengkuh 7 Keping Medali


SERANG – Karateka putra-putri Banten sukses mempersembahkan tujuh keping medali usai mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Panglima TNI V 2017. Ini menyusul hasil yang dipetik oleh para karateka putra-putri Banten, di GOR Ahmad Yani Markas Besar (Mabes) TNI Cilangkap, Jakarta Timur, DKI Jakarta, sejak Jumat-Minggu (22-24/9).

Tujuh medali itu yakni, dua keping emas itu disumbangkan Marzella Sekar Damayanti nomor kata (jurus) perorangan putri, dan M. Besnuh Billy Bilmona nomor kumite (tanding) kelas +70 kilogram (kg) kategori cadet putra. Sementara satu perak didapat dari nomor kata beregu putra (Abimanyu, Ferdiansyah, dan Panji).

Sedangkan empat medali perunggu dipersembahkan oleh Marzella Sekar Damayanti nomor kumite -47 kg putri, Abimanyu kumite kelas -61 kg kategori cadet putra, Nabilla Keysha kumite -54 kg kategori cadet putri, dan Osama Meikyo kumite -68 kg kategori junior putra. Dengan hasil ini, Banten bertengger diperingkat 8 nasional dari 34 kontingen.

Tak hanya itu atas prestasi medali emasnya, Marzella dan Billy Bilmona mendapatkan tiket pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk World Karate-Do Federation (WKF).  Ketua II Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Pengurus Provinsi (Pengprov) Banten Joe Manaloe menuturkan, hasil yang digapai ini melebihi pencapaian pada tahun kemarin.

“Tahun ini peningkatannya sangat signifikan. Secara peringkat memang tidak berubah di posisi kedelapan juga. Tapi secara perolehan medali kita meningkat. Tahun kemarin kita hanya membawa pulang dua emas, dua perak, dan satu perunggu dengan jumlah atlet mencapai 67 orang. Tahun ini kita sukses meraih dua emas, satu perak, dan empat perunggu dengan total 31 atlet.

Nabilla Keysha dan Abimanyu yang tahun kemarin tidak dapat medali, tahun ini mampu menyumbangkan medali walaupun perunggu. Bagi kami satu atlet dapat satu medali emas, sama dengan semua atlet dapat emas karena kami bicaranya tim bukan perorangan. Senang satu senang iya senam semua,” tutur Joe, kepada wartawan, Minggu (24/9) sore.

Ia berharap prestasi cemerlang karate Banten tetap konsisten di jagat nasional hingga internasional. “Harapannya dapat mempertahankan tradisi medali emas di setiap event yang kami ikuti. Selama kepengurusan kami yang sudah berjalan dua tahun lebih ini, hanya PON XIX Jabar saja yang gagal meraih medali. Selebihnya kami konsisten menjaga tradisi medali khususnya medali emas.

Dengan kondisi sekarang yang sedang dirudung permasalahan saja, kami masih mampu meraih prestasi. Apalagi jika kepengurusan kami kompak, mungkin prestasinya akan lebih baik dari ini,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Pengprov Banten Maruli Girsang mengaku bangga dan gembira atas ekspektasi yang diukir oleh para karatekanya.

Ia menilai kesuksesan ini tak lepas dari kerja keras seluruh komponen. “Iya kami apresiasi sekali perjuangan tim karate Banten. Khususnya atlet yang tetap tampil konsisten, walaupun dalam kondisi masih kelelahan usai sepulang dari Popnas Jateng di Semarang. Mereka tetap tampil fight. Sekali lagi dari pribadi saya ucapkan banyak terima kasih,” kata Maruli.

Atas prestasi ini, ia berjanji dalam waktu dekat ini pihaknya akan memberikan reward kepada karateka berprestasi yang telah mengharumkan nama Banten di jagat nasional. “Pastinya ada ini untuk memotivasi atlet agar semangat berlatih dan terus meraih prestasi di event lainnya.

Tapi kami memprioritaskan karateka yang berlaga di Popnas dulu. Karate yang bergabung di Panglima TNI tidak kami anggarkan,” pungkasnya. (harir)