Crime News

Empat Pemeras Ngaku Polisi

News image

SERANG – Mengaku sebagai anggota polisi Polda Banten,  empat pemuda ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 863 | Komentar

Baca

Pembuang Bayi Itu Pelayan Kafe

News image

PASARKEMIS - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang ari-arinya masih ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 29 Maret 2017 | Klik: 578 | Komentar

Baca

Puluhan Anak di Pandeglang Diduga Disodomi

News image

PANDEGLANG – Puluhan anak di Desa Sukaraja, Kecamatan Pulosari, Kabupaten ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 24 Maret 2017 | Klik: 708 | Komentar

Baca


Lulusan Pasca UIN Dituntut Bangkitkan Ekonomi Desa


SERANG
- Lulusan magister Univeristas Islam Negeri (UIN) SMH Banten diminta bisa menjadi motor penggerak perekonomian umat, khususnya untuk prodi ekonomi Syariah. Hal ini diungkapkan Utang Ranuwijaya, Direktur Pascasarjana pada Penetapan Yudisium di Aula Rektorat.

Ia mengatakan, saat ini hampir setiap sudut kota sudah dikuasai oleh asing, bahkan banyak desa yang juga sudah tidak lagi dikuasai pribuminya. Oleh karena itu tugas para sarjana sangat penting dalam hal ini.
“Insan akademik harusnya bisa meningkatkan ekonomi Indonesia dengan berbagai cara, salah satunya dengan ekonomi syariah. Penggunaan sistem ekonomi yang sesuai dengan syariat Islam, mampu menjadi pembangkit dan penopang perekonomian yang saat ini mulai turun,” kata Utang Ranuwijaya, Kamis (18/5).

Utang berharap, para alumni pascasarjana UIN Banten bisa meningkatkan produktivitas pekerjaannya, berkeinginan mengabdikan diri kepada masyarakat dan membantu masyarakat untuk bisa bangkit dengan menggunakan sistem syariah.

“Hal yang tidak kalah pentingnya adalah, tidak mudah menyerahkan hak-haknya kepada pihak asing seperti tanah dan yang lainnya,” ungkap Utang dihadapan 78 mahasiswa dari tiga jurusan pascasarjana UIN SMH Banten.

Banyak cara yang dilakukan oleh pihak asing untuk menguasai bumi Indonesia, lanjutnya, salah satunya dengan berani membayar mahal tanah milik warga. Sehingga warga yang notabenenya adalah pribumi tidak memiliki tanah dan susah untuk mencari pekerjaan. “Sistem seperti ini yang akan membuat kita hancur, maka tugas kebangkitan itu adalah tugas kita semua,” tegas Utang.

Penetapan Yudisium ini kali pertama dilaksanakan di UIN Banten, dan dihadiri oleh semua Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam, Ekonomi Syariah, Managemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Agama Islam. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh

Komentar Terakhir