Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 244 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 267 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 698 | Komentar

Baca


Gandeng Bina Bangsa, IAI KAPD Banten gelar Seminar Nasional


SERANG -
Kata governance berasal dari bahasa perancis gubernance yang berarti pengendalian. selanjutnya kata tersebut dipergunakan dalam konteks kegiatan perusahaan, menjadi corporate governance. Hal tersebut disampaikan Istianigsih salah seorang pembicara dalam Seminar Nasional Implementasi GCG Menuju Well Governed Society, di STIE Bina Bangsa, Kamis (18/5).

Ia menjelaskan, dalam bahasa Indonesia corporate governance diterjemahkan sebagai tata kelola atau tata pemerintahan perusahaan. Kata Istianigsih, korporasi memberi individu ruang gerak yang lebih besar dan lebih langgeng. Korporasi tidak memiliki batas waktu atau ruang.

“Korporasi berlanjut meski ada kematian atau pensiunan. Korporasi bisa dipindahkan, dan mereka dapat ditransformasikan, direvisi struktur hukum atau keuangannya. Misalnya, direksi perusahaan dapat mengubah pendiriannya, menutup tempat bisnis yang ada dan membuka yang baru tanpa menahan diri, dan mengalokasikan kembali modal investasi,” katanya menjelaskan.

Korporasi tidak bisa eksis tanpa gagasan kepemilikan pribadi, lanjutnya, karena perusahaan memiliki kehidupan, dan bahkan kewarganegaraan milik mereka sendiri dengan hak dan wewenang yang menyertainya. “Kendati demikian, saya menilai kemampuan untuk memanfaatkan nilai moral dalam membuat keputusan bisnis sangat menentukan arah pencapaian bisnis itu sendiri,” ujarnya.

Senada disampaikan Regina Jansen Arsjah, corporate governance berkaitan dengan upaya-upaya untuk menjamin adanya keseimbangan antara tujuan ekonomi dan tujuan sosial, dan antara tujuan individu dan tujuan publik. “Kerangka corporate governance adalah untuk mendorong penggunaan sumber daya yang efisien dan untuk meminta pertanggungjawaban atas kepengurusan sumber daya yang adil,” katanya.

Regina menambahkan, tujuan corporate governance adalah untuk menyelaraskan sedekat mungkin kepentingan individu, perusahaan dan masyarakat. Adapun konsep corporate governance terdiri dari korporasi sebuah mekanisme yang dibangun agar berbagai pihak dapat memberikan kontribusi berupa modal, keahlian, dan tenaga, demi manfaat bersama dan Governance adalah tindakan untuk mengarahkan dan mengendalikan dengan penuh tanggung jawab.

“Artinya, konsep corporate governance adalah tindakan untuk mengarahkan dan mengendalikan sebuah korporasi dengan penuh tanggung jawab, dimana berbagai pihak memberikan kontribusinya, yaitu baik berupa modal, keahlian, atau pun tenaga demi manfaat bersama,” katanya. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh