Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 514 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 635 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 502 | Komentar

Baca


Komisi V Akan Tingkatkan Anggaran Pendidikan


SERANG
– Untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Banten, Komisi V DPRD Banten akan meningkatkan anggaran pendidikan di Provinsi Banten. Hal tersebut terungkap dalam kunjungan Komisi V DPRD Banten ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten, Kamis (18/5).

Sri Hartati anggota Komisi V DPRD Banten mengatakan, kunjungan kerja ke Dindikbud Banten ini salah satunya bertujuan untuk melakukan koordinasi terkait dengan amanat Undang-undang mengenai peralihan wewenang SMA/SMK yang menjadi tanggung jawab provinsi.

“Karena salah satu tungas kami adalah meningkatkan koordinasi dengan pemerintah, khususnya dunia pendidikan dan kesehatan karena itu adalah tupoksi kami sebagai Komisi V DPRD Banten,” kata Sri kepada Banten Raya usai melakukan kunjungan ke Dindikbud Banten, Kamis (18/5).

Ia mengaku Komisi V sangat konsen terhadap dunia pendidikan dan kesehatan di Banten. Pemerintah harus hadir untuk menyelesaikan persoalan pendidikan dan kesehatan di Banten, karena kedua hal tersebut merupakan hak setiap warga Negara.“Berdasarkan hasil koordinasi, kami akan berjuang untuk meningkatkan anggaran pendidikan untuk mendukung amanat Undang-undang tersebut,” tegasnya.

Saat ini, lanjut Sri, Pemprov Banten baru mampu mengalokasikan anggaran Rp1,2 triliun untuk menjalankan amanat Undang-undang tersebut. Sedangkan kebutuhan pendidikan gratis pada jenjang pendidikan SMA/SMK di Banten sebesar Rp5 triliun.“Kendati demikian, kami akan mendorong dan berupaya untuk meningkatkan anggaran pendidikan ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi V DPRD Banten lainnya, Tuti Elfita yang mengatakan, anggaran Rp1,2 triliun sangat membantu untuk meningkatkan IPM di Banten. anggaran sebesar Rp1,2 triliun merupakan kemampuan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan dunia pendidikan.

“Anggaran belanja daerah Banten sebesar Rp10,3 triliun, sedangkan kebutuhan dunia pendidikan di Banten Rp5 triliun. Artinya, anggaran tersebut tidak mungkin diserap 50 persen untuk dunia pendidikan,” katanya.

Kendati demikian, lanjut Tuti, belajar dengan kabupaten/kota yang telah menggratiskan biaya pendidikan, yaitu dilakukan secara bertahap. Artinya, Pemprov Banten mampu untuk membebaskan biaya pendidikan, namun dilakukan secara bertahap.

“Kami tentunya akan berjuang untuk meningkatkan biaya pendidikan secara bertahap. Tidak hanya itu, untuk meningkatkan IPm di Banten kami juga akan meningkatkan dana Bosda dan mencanangkan sejumlah program beasiswa,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dindikbud Banten, E. Kosasih Samanhudi mengucapkan terima kasih atas dukungan Komisi V DPRD Banten yang terus mendorong untuk meningkatkan IPM di Banten dengan meningkatkan anggaran untuk dunia pendidikan.“Kami sebagai pelaksana, tentunya siap bersinergi dan menjalankan arahan dan masukan dari Komisi V DPRD Banten untuk meningkatkan IPM di Banten,” tutup politisi PKS ini. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh