Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 117 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 161 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Pemprov Banten Kaji Biaya Pendidikan


SERANG – Pemerintah Provinsi Banten saat ini masih melakukan kajian terhadap biaya pendidikan, pasca peralihan wewenang SMA/SMK ke Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy. Wagub menjelaskan, hasil kajian dan hitung-hitungan untuk pembangunan dan perkembangan pendidikan di Banten, akan dimasukan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Hal yang akan dimasukan ke dalam RPJMD diantaranya adalah pendidikan, kesehatan dan infrastruktur.

Saat ini kami masih melakukan kajian dan menghitung biaya kebutuhan pendidikan gratis bagi masyarakat Banten,” kata Andika kepada Banten Raya, kemarin. Ia mengaku akan berupaya semaksimal mungkin memanfaatkan anggaran yang dimiliki, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Banten yaitu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. “Sesuai dengan visi misi, kami tetap akan memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat Banten secara maksimal,” ujarnya.

Terkait kesanggupan anggaran pemerintah daerah untuk menggratiskan pendidikan, Andika mengaku masih melakukan penghitungan bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan tim. Namun, jika anggaran terbatas maka kebutuhan dasar masyarakat Banten bisa dipenuhi secara priodik.

“Dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Banten secara priodik, maka pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur bisa tercapai dan dirasakan oleh masyarakat Banten,” ungkapnya.
Pada bagian lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberikan dana hibah kepada Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), sebesar Ro10 miliar untuk pembebasan lahan perluasan kampus Untirta Pakupatan, Serang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten E. Kosasih Samanhudi mengatakan, dana hibah Rp10 miliar tersebut diperuntukan untuk pembebasan lahan. Dalam hal ini, Dindikbud Banten hanya sebagai tim verifikasi.

“Kami sudah melakukan verifikasi ulang, dan sejumlah persyaratan pun sudah dipenuhi oleh Untirta,” kata Engkos. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh