Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 369 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 470 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 375 | Komentar

Baca


Anak Baduy Luar Belajar di TMII


SERANG - Sebanyak 80 anak Baduy luar mendapatkan bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp900 ribu per anak. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Nurhana.
Menurutnya, anak-anak Baduy luar ini mendapatkan undangan dari Kemensos untuk menghadiri acara one day for children, yang dilaksanakan oleh Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia, di Taman Mini Indonesia Indah, Minggu (20/8) kemarin.

Kata Nurhana, acara yang digelar Kemensos ini, juga merupakan rangkaian kegiatan hari anak nasional. Namun Kemensos melaksanakan acara khusus bagi anak-anak penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

“Anak-anak Baduy ini merupakan PMKS, karena keterpencilan mereka. Memang waktu itu, Ibu Mentri datang ke Baduy meninjau bencana kebakaran, dan beliau tertarik dengan anak-anak Baduy, maka Ibu Menteri mengundang secara resmi anak-anak Baduy untuk datang ke acara hari ini di TMII Jakarta,” kata Nurhana kepada Banten Raya di ruang kerjanya, Senin (21/8).

Ke 80 anak Baduy ini, lanjut Nurhana, menikmati perjalanan ke TMII dan menikmati sejumlah wahana permainan. Kata Nurhana, anak-anak Baudy luar ini juga diberikan bantuan berupa Tabungan Sosial Anak (TASA) sebesar Rp900 ribu per anak dari Kementerian Sosial RI melalui Bank Negara Indonesia (BNI).

“Pada acara One Day for Children ini, anak-anak baduy menampilkan kesenian angklung buhun khas Baduy, yang biasanya dimainkan masyarakat Baduy saat akan menanam padi agar memperoleh keberkahan," ujarnya.

Terpisah, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kementerian Sosial RI, Nahar mengatakan, perayaan hari anak nasional ini, juga sebagai perwujudan perlindungan terhadap anak-anak Indonesia.

"Jadi artinya saat ini kami tidak ingin ada satu pun anak di Indonesia yang tertinggal, salah satu wujudnya adalah,  perhatian dari Kemensos RI terhadap anak-anak Baduy. Artinya, kami tidak membeda-bedakan asal mereka, dari Baduy luarpun mereka tetap sama yaitu anak Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai, hal tersebut bias dibuktikan dalam acara ini, dimana pemerintah mampu memberikan kebahagiaan bagi anak-anak Baduy, dan mereka dapat bermain dengan teman-teman sebayanya dari daerah lainnya di Indonesia.

“Memang ini niat kami dan niat Ibu Menteri juga, untuk membahagiakan anak-anak Baduy," katanya. Ia melanjutkan, melalui kegiatan ini pula Kementrian Sosial melalui BNI, memberikan bantuan berupa tabungan untuk dipergunakan sebaik-baiknya oleh anak-anak Baduy.

"Untuk bantuan ini bertujuan untuk memenuhi hak-hak dasar anak, khususnya anak-anak Baduy sendiri walaupun mereka berada di komunitas, khusus tentunya wajib kita berikan perhatian," ucapnya. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh