Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


Santri Sebagai Spirit Perjuanga Bangsa


SERANG - Berbicara sejarah perjuangan bangsa Indonesia tidak lepas juga daripada peran perjuangan para santri baik dalam memperjuangan kemerdekaan maupun dalam mengisi kemerdekaan.

"Santri dan ulama adalah kelompok yang tidak akan pernah bisa dipisahkan dari pada perjuangan bangsa ini," kata Ketua Umum HMI Cabang Serang Abdul Basyar saat memberikan sambutan pada acara seminar kebangsaan yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Daar El-Istiqomah, Senin (18/9).

Basyar mengatakan oleh karena itu perlu diulas dan memberikan pemahaman tentang sejarah kebangsaan pada para santri. "Agar santri hari ini dapat meneladani spirit para santri dan ulama terdahulu, agar mampu mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif," katanya.

Acara yang bertajuk “Pesantren Sebagai Pusat Menegakkan Ukhuwah Wathaniah” itu dihadiri ratusan santri dan beberapa kalangan ulama meliputi pimpinan Ponpes Modern Daar El-Istiqomah, KH Sulaiman Ma'aruf; Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Serang KH Rahmat Fathoni, dan juga motivator nasional Azman Ridho sebagai narasumber.

Dikatakan ketua pelaksana Januar Eka Nugraha bahwa terselanggaranya acara ini dilandasi agar hubbul wathon minal iman anatara sesama umat manusia bisa tertata rapi dan tidak hilang dari kultur yang sudah ada sejak lama. “Hubbul wathon minal iman bagaimana caranya bisa tertanan dalam setiap sanubari santri juga masyarakat,” ucapnya.

Eka menyatakan sasaran santri dinilai tepat untuk acara ini mengingat targetan HMI Cabang Serang yakni tetap merekatkan tali sejarah antara santri pesantren dan sejarah. “Pesantren juga santri tak dapat dipisahkan dari sejarah kebangsaan kita sejarah kesatuan kita sejarah bangsa Indonesia ini,” tegasnya.

Maka dalam sesi acara kali ini, kata Eka, HMI mencoba untuk terus menanankan juga sekaligus menyampaikan agar santri tidak pernah melepas sejarah dan acuh terhadap sejarah. (*/tohir)

Beri komentar


Security code
Refresh