Crime News

Pelaku Utama Pembunuhan Siti Dituntut 10 Tahun

News image

SERANG - ER (18), terdakwa pembunuhan Siti Marhatusholihat (17), warga Ka...

Hukum & Kriminal | Rabu, 17 Januari 2018 | Klik: 25 | Komentar

Baca

Tabrak Mobil, Pengendara Motor Tewas

News image

SERANG- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Abdul Fatah Hasan, Ko...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 94 | Komentar

Baca

Babeh Terancam 15 Tahun

News image

JAKARTA- Kembali terjadinya kasus sodomi membuat khawatir beberapa pihak. Menteri Pe...

Hukum & Kriminal | Senin, 8 Januari 2018 | Klik: 69 | Komentar

Baca


Dindikbud Banten Akan Bangun USB


SERANG – Pemprov Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, akan mendirikan sembilan unit sekolah baru (USB) di empat kabupaten se-Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikan Kepala Dindikbud Banten E Kosasih Samanhudi.

“Sembilan USB ini untuk Kabupaten Serang sebanyak tiga sekolah, Kabupaten Lebak tiga sekolah, Kabupaten Pandeglang dua sekolah, dan Kabupaten Lebak satu sekolah,” kata Kosasih kepada Banten Raya di ruang kerjanya, Senin (2/10).

Ia menjelaskan, untuk di wilayah Kabupaten Serang USB akan dibangun diantaranya di SMAN Puloampel, SMAN 1 Kragilan, SMAN 1 Lebak Wangi. Bantuan ini berasal dari anggaran perubahan Tahun 2017.
“Sesuai dengan amanat Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, bahwa pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas dalam proses pembangunan Banten lima tahun ke depan,” kata Kosasih.

Terpisah, Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya menyambut baik atas perhatian dan bantuan Pemprov Banten dalam pembangunan USB di Kabupaten Serang. Dia menjelaskan, lahan untuk pembangunan USB sudah tersedia.

“Kami mengajukan permohonan bantuan tentunya sudah menyiapkan lahan, dan jumlah siswa yang banyak,” kata Asep. Ia menilai, jika lahan di sekolah tidak memadai, maka pembangunan USB ini akan dilakukan dengan cara ditingkat. Karena, pembelian untuk lahan sangat mahal. Namun yang harus menjadi perhatian Pemprov Banten, kata Asep, adalah merehabilitasi ruang kelas yang sudah ada.

“Sedangkan kebutuhan USB untuk tingkat SD sekitar 15 ribuan, hal tersebut berdasarkan jumlah siswa bersekolah tiap tahunnya. Itu hanya pada jenjang SD, belum SMP,” ungkapnya. “Alhamdulilah untuk anggaran APBN Tahun 2018 yang diajukan 102 ruang kelas baru, dan disetujui sebanyak 97 ruang kelas baru. Angka tersebut hanya untuk SD, belum pada jenjang pendidikan SMP,” sambung Asep. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh