Crime News

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 507 | Komentar

Baca

Ayah Hamili Anak Kandung

News image

TANGSEL - Entah setan apa yang merasuki otak NS (44). ...

Hukum & Kriminal | Rabu, 19 Juli 2017 | Klik: 629 | Komentar

Baca

Pulang Apel Dikeroyok, 1 Tewas

News image

SERANG – Sufroni (42), warga Kampung Kebon Kelapa, Rt.04/04, Desa ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 7 Juli 2017 | Klik: 496 | Komentar

Baca


CSFF Memotivasi Sineas Muda


CILEGON - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Cilegon bekerjasama dengan Kremov Picture dan didukung oleh Dinas Pendidikan Kota Cilegon menggelar Cilegon Short Film Festival (CSFF) 2017 yang diikuti para pelajar dan sineas muda Kota Cilegon. Plt Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Disparbud Cilegon Nelli Evalinda mengatakan, pendaftaran CSFF 2017 sudah dibuka pada bulan lalu dan diumumkan pemenangnya pada 4 Oktober mendatang.
"Film yang dilombakan mengangkat tema tentang pariwisata di Kota Cilegon.

Dari seluruh peserta yang ikut, kami hanya mengambil 10 nominasi untuk ditayangkan trailer nya di studio 2 XXI Cilegon hari ini (kemarin-red). Dan besok (hari ini-red) akan diambil 3 besar sebagai pemenangnya sekaligus dirangkaikan dengan acara konser paduan suara Cilegon ini Harmony 2," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Selain itu, lanjut Nelli, panitia juga menggelar diskusi dengan mendatangkan sutradara film terkenal di Indonesia yaitu Riri Riza yang telah melahirkan film berkualitas seperti Ada Apa dengan Cinta 2, Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi.

"Kami ingin para pelajar dan sineas muda Cilegon bisa mendapatkan ilmu dari seorang Riri Riza. Sehingga mereka tahu bagaimana caranya membuat film yang bagus, bernilai seni tinggi," ujarnya.
Sementara itu, Riri Riza di sela-sela diskusi memaparkan tentang bagaimana membuat film yang baik dan bernilai seni tinggi.

"Dalam membuat film, terlebih dulu harus ada cerita yang menarik, baru kita bisa menentukan lokasi untuk syuting. Harus ada pengkajian berulang-ulang, sutradara harus punya wawasan yang luas serta memiliki karakter dan mental yang kuat," tuturnya.

Riza menilai, terselenggaranya CSFF 2017 akan membangkitkan semangat para pelajar dan sineas muda di Cilegon dalam menggali potensi kedaerahan yang ada untuk menghasilkan suatu karya yang baik.
"Ingat, film yang baik jangan hanya dilihat melalui hasil akhirnya.

Yang lebih penting adalah bagaimana tahapan proses dalam membuatnya. Dan yang paling penting jangan pernah menyerah dan berhenti untuk menghasilkan karya yang semakin baik dan lebih baik lagi," ungkapnya. (danang)




Beri komentar


Security code
Refresh