Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Untirta Gelar Coaching Clinic


SERANG - Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Bakti Persada Indonesia, menyelenggarakan pembukaan kegiatan coaching clinic olahraga bola basket kepada atlet bertempat di Flamengo Hall Kota Serang.

Ranthy Pancasasti, koordinator kegiatan mengatakan, target coaching adalah membangun Indonesia melalui olahraga. “Hari ini kita mengawali mencari bibit-bibit terpendam yang dimiliki Provinsi Banten khususnya dari cabang olahraga bola basket. Negara-Negara besar di dunia banyak yang terkenal melalui prestasi olahraga ini,” ujarnya, kemarin.

Ia menilai, banyak mahasiswa di Provinsi Banten yang juga atlet di cabang olahraga bola basket telah banyak menorehkan prestasi. Olahraga itu dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa. “Melalui olahraga, kita bisa mengharumkan nama bangsa,” tegasnya.

Ranthy menuturkan kegiatan berlangsung selama tiga hari, yakni sejak Selasa (31/10) hingga Kamis (2/11) yang diikuti 40 peserta. “Dengan pelatihan ini diharapkan akan muncul atlet-atlet yang berasal dari Provinsi Banten dapat berkiprah di kancah nasional,” ungkapnya.

Rudi Martin, perwakilan panitia menyampaikan, coaching clinic dapat menjadi ajang silaturahim yang baik untuk para atlet. “Atlet basket Untirta juga dapat bersaing dengan kampus-kampus yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Awaludin, Perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Serang mengatakan, pembinaan dalam bidang olehraga harus dilaporkan ke disparpora, karena seluruh cabang olahraga ada dalam naungan disparpora. “Pada olahraga sepeda BMX, Kota Serang telah berprestasi di tingkat internasional,” ujarnya.

Ahmad Ansari, Kepala Bidang Peningkatan Mutu Pelatihan Kemenpora RI menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu cara Kemenpora untuk menjauhkan pemuda dari hal-hal negatif seperti tawuran dan narkoba.

“Semakin banyak pemuda mengikuti kegiatan positif, maka hasilnya juga akan berdampak positif. Ada satu kebanggaan untuk kita sebagai fase keemasan kita, yaitu fase pemuda. Tapi fase prestasi untuk atlet agak terbatas sekitar 17-25 tahun,” ujarnya. “Bagi seorang atlet memang tidak mudah, kita harus meluangkan waktunya untuk fokus mengejar prestasi olahraga dengan cara latihan dan mematangkan pengalaman,” tambahnya.

Ada stigma dari orangtua, lanjutnya, bahwa atlet tidak ada masa depannya. Tapi itu tidak berlaku saat ini. Pemerintah melalui program-programnya telah berupaya memberikan beasiswa prestasi bagi atlet untuk meningkatkan kualitas pendidikannya. “Kepada atlet yang berprestasi pada ajang Sea Games, Asian Games, dan Olimpiade, pemerintah telah memberikan peluang untuk menjadi ASN tanpa tes,” tegasnya.

“Semoga dalam waktu yang cukup singkat ini, para peserta dapat memaksimalkan agenda kegiatan yang telah dibuat, sebagai upaya pencarian bibit-bibit unggul Provinsi Banten dalam cabang olahraga khususnya bola basket,” pungkasnya. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh