Crime News

Kabur ke Hutan, Pencuri Ditembak Polisi

News image

LEBAK - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak menembak dua da...

Hukum & Kriminal | Selasa, 7 November 2017 | Klik: 113 | Komentar

Baca

Uang ATM Ratusan Juta Dibobol Maling

News image

PANDEGLANG – Sebuah minimarket di jalan Pandeglang-Serang, Kampung Cigadung, Kelurahan Ci...

Hukum & Kriminal | Jumat, 3 November 2017 | Klik: 159 | Komentar

Baca

Sehari, 3 Motor Digasak Maling

News image

CILEGON - Kasus pencurian kendaraan bermotor atau Curanmor kembali marak ...

Hukum & Kriminal | Jumat, 21 Juli 2017 | Klik: 615 | Komentar

Baca


Dindikbud Bangun 168 Sekolah Baru


SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menargetkan mampu membangun 168  unit sekolah baru (USB) selama 3 tahun. Artinya, setiap tahun Dindikbud harus membangun 56 sekolah baru.

Sekretaris Dindikbud Banten Ardius Prihartono mengungkapkan, jumlah USB tersebut tercantum dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2017-2022 yang merupakan penjabaran dari visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Wahidin Halim-Andika Hazrumy.

"Sesuai RPJMD, kita ditarget membangun 168 USB selama tiga tahun pertama. Kalau dibagi tiga tahun, berarti 56 sekolah setiap tahunnya harus dibangun. Karena memang fokus Pak Gubernur salah satunya di sektor pendidikan," ujar Ardius.

Ia menjelaskan, dari 168 USB tersebut, 12 sekolah diprioritaskan pembebasan lahannya pada tahun 2017. Sementara untuk pembangunannya dilakukan pada 2018. "Sekolah yang mendapatkan bantuan USB adalah sekolah yang masih numpang di sekolah lain,” katanya.

Terkait dengan lokasi, Ardius mengatakan, akan ditentukan sesuai dengan kesepakatan pemerintah kabupaten/kota dan pihak sekolah. Selain USB, Dindikbud juga ditarget membangun 2.016 ruang kelas baru (RKB). "Jadi setiap tahun sekitar 600 sampai 700 RKB yang kita bangun, sama ditarget 3 tahun harus selesai. Hitung-hitungannya 1 RKB membutuhkan anggaran sekitar Rp200 juta," ujarnya.

Disinggung soal kebutuhan anggaran, Ardius masih belum bisa memastikan. Sebab, saat ini masih dilakukan perhitungan. Termasuk soal program pendidikan gratis yang menjadi program Pemprov Banten. "Teman-teman masih menghitung berapa kebutuhan anggarannya, baik pembangunan RKB sampai dengan program pendidikan gratis.

Soal lahan jika di wilayah selatan Rp40 miliar bisa 10 titik, tapi kalau di Tangerang harga lahan lumayan tinggi, bisa 10 kali lipatnya," kata Ardius.Kepala Dindikbud Banten E. Kosasih Samanhudi mengatakan, pembangunan USB dan RKB adalah upaya Dindikbud Banten untuk melakukan pemerataan pendidikan dan angka partisipasi sekolah. (satibi)

Beri komentar


Security code
Refresh